Senin
17 Agustus 2026 | 2 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gobak Sodor hingga Egrang Meriahkan Bulan Bung Karno 2025 di Ngawi

IMG-20250629-WA0036_copy_446x293

NGAWI – Suasana Alun-alun Merdeka Ngawi mendadak riuh oleh gelak tawa ratusan pelajar tingkat SD dan SMP yang mengikuti lomba permainan tradisional. Kegiatan ini digelar dalam rangka penutupan Bulan Bung Karno 2025, sekaligus menjadi ajang pelestarian budaya di tengah era digitalisasi.

Berbagai permainan tradisional seperti gobak sodor, egrang, dan balap bakiak dimainkan dengan penuh antusias. Festival ini terselenggara atas kolaborasi antara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi dan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Ngawi. Musik jadul turut menambah semarak suasana.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono secara resmi membuka kegiatan ini. Turut hadir Wakil Bupati Ngawi dan Ketua DPRD Ngawi, yang bahkan ikut menjajal sejumlah permainan bersama peserta.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, mengatakan bahwa lomba permainan tradisional ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap budaya lokal yang mulai tergerus zaman.

“Permainan tradisional makin terpinggirkan. Anak-anak kita jarang memainkan permainan rakyat. Melalui lomba ini, kita ingin menumbuhkan kembali kecintaan pada budaya dan kebersamaan,” ujar Mas Antok, Minggu (29/6/2025).

Menurutnya, permainan tradisional memberi ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan energi dalam kegiatan positif, tanpa perlu teknologi canggih. “Alatnya sederhana, tapi penuh makna. Ada nilai kebersamaan, sportivitas, dan kreativitas,” tambahnya.

Ketua KORMI Ngawi, Yuwono Kartiko (King), menjelaskan bahwa dalam festival ini terdapat tiga jenis permainan yang dilombakan: gobak sodor, egrang, dan balap bakiak. Ia menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, tapi sarana edukasi bagi anak-anak.

“Ini adalah bagian dari Bulan Bhakti Bung Karno, sebagai pengingat bagi generasi muda akan pentingnya mengenal dan melestarikan olahraga tradisional Indonesia,” ujar Pak King, yang juga Ketua DPRD Ngawi.

“Momentum ini bukan hanya lomba, tapi juga cara untuk membuat anak-anak tetap merdeka dalam bergerak dan dekat dengan akar budaya mereka,” tandasnya. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Tumpengan HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Jatim Doakan Korban Bencana Flores

Peringatan HUT ke-81 RI di DPD PDI Perjuangan Jatim diwarnai doa untuk korban bencana Flores dan tumpengan bersama ...
KABAR CABANG

HUT Ke-81 RI, 18 PAC Se-Sidoarjo Ikuti Upacara Bendera dan Lomba Tradisional

SIDOARJO – Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan ...
KABAR CABANG

HUT ke-81 RI, Erma: Kemerdekaan Menerangi Jalan Kita Menuju Masa Depan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar upacara memperingati HUT ...
HEADLINE

Agus Wicaksono Ajak Kader PDI Perjuangan Beri Energi Terbaik untuk Bangsa

Agus Wicaksono mengajak kader PDI Perjuangan memberi energi terbaik untuk bangsa sebagai wujud cinta tanah air dan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Perjuangan Hari Ini Bukan Melawan Penjajah, tapi Kemiskinan hingga Perpecahan

SURABAYA – Perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia hari ini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata ...
KRONIK

Hening dan Khidmat, Bupati Lukman Pimpin Penghormatan Suci bagi Pahlawan Bangsa

BANGKALAN – Hening dan khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan Bangkalan. Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, Wakil ...