Minggu
02 Agustus 2026 | 6 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Genjot Elektabilitas Jokowi-Maruf, TKN Bakal Sentuh Swing Voters saat Debat Capres

pdip-jatim-jokowi-maruf-usai-putusan-mk

JAKARTA – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Hasto Kristiyanto mengingatkan bahwa pada debat Pilpres 2014, elektabilitas Jokowi dan Jusuf Kalla saat itu makin melesat.

Hal itu diyakini salah satunya berkat dukungan banyak pemilih non-partisan alias massa mengambang (swing voters). Karena itu, pada Pilpres 2019, pihaknya bakal kembali menyentuh swing voters, di antaranya melalui debat.

“Terbukti 2014 lalu justru karena debat itu Pak Jokowi-Pak JK naik, elektoralnya makin melesat,” kata Hasto di JIexpo Kemayoran Jakarta, kemarin.

Hasto menjelaskan debat merupakan instrumen yang penting bagi massa mengambang ini. Sehingga mereka bisa mengambil keputusan.

“Nanti kita lihat, kita persiapkan dengan sebaik-baiknya swing voters betul-betul menampilkan pilihannya pada mereka yang dianggap menampilkan gagasan terbaik,” ujar Sekjen PDI Perjuangan ini.

Dia menilai debat bukan sekadar ujian soal data dan berkemampuan penuh retorika. Tapi untuk menunjukkan karakter kepemimpinan yang sebenarnya.

“Bagaimana menampilkan program dan gagasan yang diperlukan rakyat. Jokowi dengan pengalaman yang luas akan tampil dalam kapasitas sebagai pemimpin dari rakyat. Ma’ruf kami tampilkan sebagai ulama yang mengayomi dan mengedepankan kerukunan,” jelas Hasto.

Dia menambahkan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memercayakan debat ini pada tim Jokowi-Ma’ruf. Sebab dianggap sudah biasa menjawab pertanyaan rakyat.

“Sehingga debat ini hanya penajaman-penajaman terkait manajemen waktu begitu. Lebih ke aspek teknis dari hal yang fundamental. Dan itu dipahami dengan baik oleh Jokowi-Ma’ruf,” katanya.

Hasto melanjutkan Mega bersama Jokowi dan Ma’ruf juga sudah sering berdialog khususnya dalam posisi sebagai Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Pertemuan antara Jokowi dengan Mega pun intensif. “Sehingga secara teknis beda dengan yang di sana yang masih memerlukan mentor-mentor. Pak Jokowi-Ma’ruf tampil dalam originalitas sebagai pemimpin untuk rakyat,” jelas Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Gelorakan Semangat Kemerdekaan, Muhamad Zaini Ajak Warga Kabupaten Pasuruan Jaga Persatuan Lewat Reses

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, menggelar agenda Reses Masa Persidangan ...
KABAR CABANG

Musran dan Musranran se-Kecamatan Tanggunggunung Sukses, Teguhkan Komitmen Besarkan PDI Perjuangan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar konsolidasi internal ...
KRONIK

Kejhung Mulai Hilang dari Desa, DPRD Jember Dorong Revitalisasi Budaya Madura

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, mendorong pelestarian seni kejhung sebagai bagian dari ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Siap Digelar, PDIP Jatim Perkuat Ekosistem Pembinaan Sepak Bola

PDIP Jawa Timur menargetkan Soekarno Cup 2026 tidak hanya sukses sebagai turnamen, tetapi juga meninggalkan warisan ...
LEGISLATIF

Zulham Kawal Temuan Kerusakan Stadion Kanjuruhan hingga Kementerian PU

MALANG – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok, memastikan akan mengawal temuan kerusakan ...
LEGISLATIF

Warga Ginuk Magetan Gotong Royong Perbaiki Jalan, Rita Haryati Sawer 27 Drum Aspal

MAGETAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Magetan, Rita Haryati turut kerja bakti dan membaur bersama ...