Kamis
12 Maret 2026 | 2 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Genjot Elektabilitas Jokowi-Maruf, TKN Bakal Sentuh Swing Voters saat Debat Capres

pdip-jatim-jokowi-maruf-usai-putusan-mk

JAKARTA – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Hasto Kristiyanto mengingatkan bahwa pada debat Pilpres 2014, elektabilitas Jokowi dan Jusuf Kalla saat itu makin melesat.

Hal itu diyakini salah satunya berkat dukungan banyak pemilih non-partisan alias massa mengambang (swing voters). Karena itu, pada Pilpres 2019, pihaknya bakal kembali menyentuh swing voters, di antaranya melalui debat.

“Terbukti 2014 lalu justru karena debat itu Pak Jokowi-Pak JK naik, elektoralnya makin melesat,” kata Hasto di JIexpo Kemayoran Jakarta, kemarin.

Hasto menjelaskan debat merupakan instrumen yang penting bagi massa mengambang ini. Sehingga mereka bisa mengambil keputusan.

“Nanti kita lihat, kita persiapkan dengan sebaik-baiknya swing voters betul-betul menampilkan pilihannya pada mereka yang dianggap menampilkan gagasan terbaik,” ujar Sekjen PDI Perjuangan ini.

Dia menilai debat bukan sekadar ujian soal data dan berkemampuan penuh retorika. Tapi untuk menunjukkan karakter kepemimpinan yang sebenarnya.

“Bagaimana menampilkan program dan gagasan yang diperlukan rakyat. Jokowi dengan pengalaman yang luas akan tampil dalam kapasitas sebagai pemimpin dari rakyat. Ma’ruf kami tampilkan sebagai ulama yang mengayomi dan mengedepankan kerukunan,” jelas Hasto.

Dia menambahkan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memercayakan debat ini pada tim Jokowi-Ma’ruf. Sebab dianggap sudah biasa menjawab pertanyaan rakyat.

“Sehingga debat ini hanya penajaman-penajaman terkait manajemen waktu begitu. Lebih ke aspek teknis dari hal yang fundamental. Dan itu dipahami dengan baik oleh Jokowi-Ma’ruf,” katanya.

Hasto melanjutkan Mega bersama Jokowi dan Ma’ruf juga sudah sering berdialog khususnya dalam posisi sebagai Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Pertemuan antara Jokowi dengan Mega pun intensif. “Sehingga secara teknis beda dengan yang di sana yang masih memerlukan mentor-mentor. Pak Jokowi-Ma’ruf tampil dalam originalitas sebagai pemimpin untuk rakyat,” jelas Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

52.000 Warga Lamongan Terdampak Penonaktifan BPJS PBI, Komisi D Dorong Rakor Lintas Sektor

LAMONGAN – Sebanyak 52 ribu warga Kabupaten Lamongan terdampak penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran ...
LEGISLATIF

Tinjau Dua Lokasi Bencana Desa Randu Gede Dan Jabung, Diana Sasa Salurkan Sembako dan Bantuan Atap untuk Warga

MAGETAN – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Diana AV Sasa, meninjau langsung lokasi kejadian longsornya pondasi ...
KABAR CABANG

Fatayat NU Gresik Apresiasi Silaturahmi PDI Perjuangan

GRESIK – Suasana keakraban terpancar saat silaturahmi antara pihak PC Fatayat NU dengan DPC PDI Perjuangan Gresik, ...
KABAR CABANG

Konsolidasi Jelang Lebaran, Kader-kader Sidoarjo Diminta Peka dengan Dinamika Terjadi di Masyarakat

SIDOARJO – Menjelang Hari Raya Lebaran, kader-kader PDI Perjuangan Sidoarjo diminta untuk tetap responsif dengan ...
KRONIK

Diana Sasa Kunjungi Rumah Duka Bocah Ngawi yang Meninggal Tertimpa Pohon

NGAWI – Suasana haru menyelimuti kediaman pasangan Agus Triantoko (36) dan Supriyani (36) di Desa Tepas, Kecamatan ...
KABAR CABANG

Nuzulul Quran di Tuban, Kader Diminta Perkuat Kepedulian kepada Rakyat di Tengah Tekanan Ekonomi

TUBAN — Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Prasetiyono, mengajak seluruh ...