Jumat
25 September 2026 | 4 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Genjot Elektabilitas Jokowi-Maruf, TKN Bakal Sentuh Swing Voters saat Debat Capres

pdip-jatim-jokowi-maruf-usai-putusan-mk

JAKARTA – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Hasto Kristiyanto mengingatkan bahwa pada debat Pilpres 2014, elektabilitas Jokowi dan Jusuf Kalla saat itu makin melesat.

Hal itu diyakini salah satunya berkat dukungan banyak pemilih non-partisan alias massa mengambang (swing voters). Karena itu, pada Pilpres 2019, pihaknya bakal kembali menyentuh swing voters, di antaranya melalui debat.

“Terbukti 2014 lalu justru karena debat itu Pak Jokowi-Pak JK naik, elektoralnya makin melesat,” kata Hasto di JIexpo Kemayoran Jakarta, kemarin.

Hasto menjelaskan debat merupakan instrumen yang penting bagi massa mengambang ini. Sehingga mereka bisa mengambil keputusan.

“Nanti kita lihat, kita persiapkan dengan sebaik-baiknya swing voters betul-betul menampilkan pilihannya pada mereka yang dianggap menampilkan gagasan terbaik,” ujar Sekjen PDI Perjuangan ini.

Dia menilai debat bukan sekadar ujian soal data dan berkemampuan penuh retorika. Tapi untuk menunjukkan karakter kepemimpinan yang sebenarnya.

“Bagaimana menampilkan program dan gagasan yang diperlukan rakyat. Jokowi dengan pengalaman yang luas akan tampil dalam kapasitas sebagai pemimpin dari rakyat. Ma’ruf kami tampilkan sebagai ulama yang mengayomi dan mengedepankan kerukunan,” jelas Hasto.

Dia menambahkan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memercayakan debat ini pada tim Jokowi-Ma’ruf. Sebab dianggap sudah biasa menjawab pertanyaan rakyat.

“Sehingga debat ini hanya penajaman-penajaman terkait manajemen waktu begitu. Lebih ke aspek teknis dari hal yang fundamental. Dan itu dipahami dengan baik oleh Jokowi-Ma’ruf,” katanya.

Hasto melanjutkan Mega bersama Jokowi dan Ma’ruf juga sudah sering berdialog khususnya dalam posisi sebagai Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Pertemuan antara Jokowi dengan Mega pun intensif. “Sehingga secara teknis beda dengan yang di sana yang masih memerlukan mentor-mentor. Pak Jokowi-Ma’ruf tampil dalam originalitas sebagai pemimpin untuk rakyat,” jelas Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Magetan Alihkan Dana Beli Mobil PKK Rp 498,8 Juta untuk Proyek Jalan Bendo–Belotan

MAGETAN – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan untuk membelikan kendaraan dinas baru bagi Tim Penggerak ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Siapkan Sumur Bor Tenaga Surya untuk Atasi Krisis Air Petani Blitar

BLITAR – Krisis air akibat kemarau panjang menjadi keluhan utama petani di wilayah barat Kabupaten Blitar. ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Sidak Pasar Bandar dan Pahing, Cari Jalan Keluar Polemik Pedagang

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid bersama sejumlah anggota dewan melakukan inspeksi mendadak ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kota Pasuruan Setujui P-APBD 2026 dengan Catatan

KOTA PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pasuruan secara resmi menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan ...
PEMILU

PDI Perjuangan Usulkan Parliamentary Threshold 6 Persen untuk RUU Pemilu

JAKARTA – PDI Perjuangan akan membawa usulan parliamentary threshold (PT) sebesar 6 persen sebagai sikap resmi ...