Selasa
20 Oktober 2026 | 2 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ganjar Ingin Bentuk Dubes Siber, Pakar Keamanan: Gagasan yang Sangat Bagus

pdip-jatim-240109-gp-debat-3-3

JAKARTA – Saat debat capres yang digelar KPU pada Minggu (7/1/2024) lalu, Calon Presiden Ganjar Pranowo melontarkan ide ingin membentuk duta besar siber bagi Indonesia.

Ide capres nomor urut 3 tersebut, dinilai pakar keamanan siber Dr. Pratama Persadha sangat bagus untuk dijadikan sebagai command center dari lembaga-lembaga yang berkaitan dengan bidang pertahanan.

“Pernyataan calon presiden Ganjar Pranowo tersebut merupakan sebuah gagasan yang sangat bagus, mengingat saat ini di Indonesia ada beberapa lembaga yang memiliki kemampuan dalam hal pertahanan,” kata Pratama kepada media di Jakarta, Senin (8/1/2024).

Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC itu menilai gagasan Ganjar sangat bagus, mengingat saat ini di Indonesia ada beberapa lembaga yang memiliki kemampuan dalam hal pertahanan siber seperti BSSN, Badan Intelijen Nasional (BIN), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), yang masih bekerja sendiri-sendiri dalam menjaga keamanan siber di Indonesia.

“Sehingga penunjukan duta besar siber akan sangat berguna dalam mengorkestrasikan semua lembaga tersebut, agar tidak ada fungsi yang saling tumpang tindih. Namun akan dapat saling melengkapi dan menguatkan,” jelasnya.

Dengan adanya kehadiran duta besar sebagai command center, menurut Pratama, negara bisa mengetahui gambaran yang lebih luas soal kondisi keamanan siber dari berbagai sudut pandang.

Misalnya berbagai hal terkait kejahatan siber, kondisi serangan siber yang terjadi di lembaga pemerintahan, penyebaran hoaks sampai insiden siber yang dapat berdampak pada keamanan dan kestabilan negara.

“Duta besar siber juga dapat menjadi kanal komunikasi dari berbagai lembaga tersebut sehingga koordinasi antar lembaga akan dapat lebih mulus dan terarah,” kata Pratama.

Sebelumnya, Ganjar Pranowo menyodorkan lima kebijakan untuk mewujudkan pertahanan negara yang tangguh dalam debat ketiga yang mempertemukan antarcapres.

Lima kebijakan tersebut diyakininya dapat menjawab pertanyaan mengenai pertahanan yang dinilai dapat tercapai dengan memanfaatkan teknologi siber, kecerdasan artifisial, dan satelit untuk teknologi geospasial.

Pertama memperkuat Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan membuat sistem keamanan yang baik. Kedua, selain membangun sumber daya manusia dan infrastruktur yang baik, kecepatan dan jangkauan internet tinggi juga diperlukan.

“Maka kalau kita membuat satu sistem infrastruktur yang bagus, jangan dikorupsi. Ini yang kemudian menjadi persoalan, maka tidak pernah selesai,” katanya.

Ketiga, Ganjar ingin melibatkan penerima beasiswa LPDP untuk dilibatkan maupun berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Keempat, pengamanan di Kepolisian RI memerlukan institusi siber yang dipimpin oleh jenderal bintang tiga.

Sementara kebijakan yang kelima yakni perlu adanya duta besar siber. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

634 Titik Panas Terdeteksi di Jatim, Eddy Paripurna Desak Kesiapsiagaan Karhutla Diperkuat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Eddy Paripurna, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Terima Kedatangan KPU, Koordinasi Hal SIPOL

TUBAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban terus memperkuat konsolidasi dan tata kelola kelembagaan ...
KRONIK

Amithya Dorong Ekonomi Hijau Berbasis Komunitas Urban di Kota Malang

MALANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong penerapan ekonomi hijau ...
KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...
KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...