Kamis
08 Oktober 2026 | 4 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi PDIP DPRD Nganjuk Pantau Proses Hukum Peretasan Akun WA Wabup

pdip-jatim-marianto-dprd-nganjuk

NGANJUK – Peretasan akun WhatsApp (WA) Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mendapat perhatian serius Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Nganjuk.

Pasalnya, Wakil Bupati Nganjuk yang juga Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Timur merasa dirugikan dari ulah peretas akun WA tersebut.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Nganjuk, Marianto mengatakan, ulah peretas WA Wakil Bupati Nganjuk dinilai telah merugikan banyak pihak di Kabupaten Nganjuk dan di luar Kabupaten Nganjuk.

Nama baik Wakil Bupati Nganjuk tersebut bahkan bisa tercemar di mana-mana bila aksi peretasan WA tidak segera diungkap.

“Makanya kami mendesak aparat keamanan serius dalam menangani laporan peretasan akun WA dari Bapak Wabup Nganjuk. Jangan sampai ulah peretas itu semakin menjadi-jadi sehingga menjatuhkan Bapak Wabup,” kata Marianto, kemarin.

Sebenarnya pihaknya sudah merasa tenang karena peretas WA Wakil Bupati Nganjuk sudah dilaporkan ke Polres Nganjuk pada 2 Oktober 2020 lalu.

Namun pihaknya kembali terkejut ketika ternyata peretas akun WA Wakil Bupati Nganjuk tersebut masih terus berulah hingga sekarang ini. Apalagi modus yang digunakan peretas WA Wakil Bupati Nganjuk untuk meminta uang kepada para kolega dari Wakil Bupati Nganjuk hingga kemana-mana.

“Untuk itu, saat ini kami juga akan ikut memantau perkembangan dari proses tindak lanjut dari aparat penegak hukum mengungkap pelaku peretas akun WA orang nomor dua di Kabupaten Nganjuk tersebut,” ucap Marianto.

Sementara itu, Marhaen Djumadi minta para kolega dan masyarakat hati-hati dan tidak mudah percaya bila menerima WhatsApp darinya. Ini setelah akun WA miliknya diduga diretas orang tidak dikenal untuk minta sejumlah uang dengan berbagai alasan.

Dia mengatakan, akun WA miliknya tersebut diretas orang sejak awal Oktober 2020 ini.

Dan hingga kini, peretas masih saja melakukan percakapan WA kepada para koleganya untuk meminta uang. Di antaranya untuk tambahan biaya asistennya yang sakit, uang di bank sedang over limit, dan sebagainya.

“Kami sudah laporkan peretas akun WA saya itu ke Polres Nganjuk 2 Oktober lalu. Yang jelas peretas akun WA saya itu tetap saja berulah hingga sekarang,” ungkapnya. (endyk)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...
SEMENTARA ITU...

Hadiri Peringatan HUT Ke-81 TNI di Lumajang, Agus Wicaksono Sampaikan TNI Kuat Bersama Rakyat

LUMAJANG – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara ...
LEGISLATIF

29 Ribu Rutilahu Mengantre, Eri Irawan Minta Verifikasi Lapangan Diperketat

SURABAYA – Sekitar 29 ribu usulan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) masih mengantre untuk mendapatkan penanganan di ...
KRONIK

Belum Tunjukkan Tahapan Konkret, DPRD Jember Pertanyaan Proyek PLTSa Pakusari

JEMBER – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di tempat pembuangan akhir (TPA) Pakusari, ...
MILANGKORI

Doding Rahmadi: Pendidikan Agama Jadi Benteng Hadapi Hoaks dan Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mengingatkan pentingnya pendidikan agama sebagai salah ...