Selasa
27 Oktober 2026 | 5 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi Minta Bupati Sidoarjo Tarik Ucapannya: Sini Nyari Duit, Dewan Menghambur-hamburkan

IMG-20250610-WA0071_copy_683x479

SIDOARJO — Ketegangan antara pihak DPRD Sidoarjo dengan Bupati Subandi belum reda. Terkini, sejumlah fraksi termasuk PDI Perjuangan, melalui agenda resmi kenegaraan meminta Bupati menarik ucapan kontroversialnya.

Dalam rapat paripurna dengan agenda Pandangan Umum Fraksi terhadap Rapeda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024 di gedung dewan, Selasa (10/6/2025), desakan permintaan maaf disisipkan.

Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicaranya, Kusumo Adi Nugroho, menyampaikan sikap resmi pihaknya.

“Demi menjaga kehormatan lembaga legislatif, kami meminta kepada Saudara Bupati untuk menarik ucapannya dan menyampaikan permohonan maaf atas pernyataan yang telah beredar luas di media sosial beberapa waktu lalu,” tegasnya.

Hal itu sebagaimana diatur dalam UUD nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah,  bahwa DPR dan kepala daerah memiliki kedudukan yang sejajar, sebagai unsur penyelenggara pemerintah daerah.

“Keduanya merupakan mitra yang sejajar dengan fungsi yang berbeda-beda,” katanya.

Pada paripurna sebelumnya, lebih dari separuh anggota dewan dari berbagai fraksi, memboikot dengan tidak hadir dalam rapat paripurna sebagai bentuk protes ucapan bupati.

Beberapa bulan yang lalu, media sosial digegerkan oleh video Bupati Sidoarjo, H. Subandi yang menyatakan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pekerjaannya hanya menghambur-hamburkan uang.

“Bupati dan Wakil Bupati dikejar untuk peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah). Kene dolek duwik (sini cari uang), DPR menghambur-hamburkan uang,” kata Bupati Subandi dalam video berdurasi 22 detik yang diunggah ke medsos Tik Tok itu.

Penempatan Orang Dekat

Sementara soal raperda Pertanggungjawaban APBD 2024, Fraksi PDI Perjuangan menyoroti sejumlah persoalan. Termasuk efektivitas perencanaan anggaran, hingga pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Realisasi anggaran tahun 2024 terdiri dari pendapatan sebesar Rp 5,3 triliun, belanja daerah Rp 5,2 triliun, dan pembiayaan sebesar Rp 560,7 miliar. Sementara sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) sebesar Rp 642,7 miliar.

“Namun kami menilai, tingginya SiLPA menunjukkan masih kurang cermatnya eksekutif dalam menyusun perencanaan anggaran,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fraksi PDI Perjuangan juga menyoroti kinerja BUMD di Kabupaten Sidoarjo seperti PDAM Delta Tirta, PT Aneka Usaha, BPR Delta Harta, serta rumah sakit daerah.

Fraksi meminta agar penempatan jajaran direksi dan dewan pengawas dilakukan secara profesional dan transparan.

“Penempatan jajaran harus didasarkan pada kapasitas, integritas, dan kinerja yang terukur. Kami mengimbau agar tidak terjadi praktik yang hanya mengedepankan kedekatan pribadi,” tegasnya.

Di akhir penyampaiannya, Fraksi PDI Perjuangan juga mengkritisi masih adanya restoran dan hotel di wilayah Kabupaten Sidoarjo yang belum menggunakan sistem pencatatan transaksi elektronik atau billing system.

“Ini sangat berpotensi menyebabkan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor pajak restoran dan hotel,” tandasnya.

Fraksi PDI Perjuangan berharap agar masukan tersebut menjadi perhatian serius Pemkab Sidoarjo,  demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel.(hd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Ski Air Ngawi Bidik 10 Emas di Popda Jatim XV 2026, Total Target 20 Medal

NGAWI – Cabang olahraga (cabor) ski air Kabupaten Ngawi membidik 20 medali dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah ...
KRONIK

Kawal Kasus Kekerasan Anak Medokan, Armuji Dukung Evaluasi UU Perlindungan Anak

SURABAYA – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Anti-Perundungan ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Wira Wiri Kenpark–Purabaya Naik Kelas, Kapasitas Armada Perlu Ditambah

SURABAYA – Tingginya keterisian penumpang dan panjangnya jarak perjalanan menjadi alasan Ketua Komisi C DPRD ...
MILANGKORI

Mbah Jenggot, Penjaga Langen Tayub Tuban yang Bertahan di Antara Panggung dan Perjuangan Hidup

Sejak 2001, Suparminto setia menjadi cucuk lampah seni Langen Tayub. Ketika tanggapan ramai, ada penghasilan untuk ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...