Kamis
30 Juli 2026 | 2 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dulu Bocor, Kini Layak Huni: Ungkapan Syukur Warga Wonokromo Usai Rumahnya Direnovasi

pdip jatim 250209 bebenah kampung 1

SURABAYA – Trianto Santosa kini bisa bernapas lega. Rumahnya di Kelurahan Ngagel Rejo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, telah direnovasi melalui Program Bebenah Kampung “Gotong Royong Renovasi Rumah Merah Putih”.

“Sebelumnya bocor semua. Sekarang Alhamdulillah sudah baik dan layak,” ucap Trianto dengan mata berbinar.

Rasa syukur itu dia ungkapkan di acara penyerahan 100 unit rumah yang telah direnovasi oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Serah terima tersebut dilakukan di Kantor Kecamatan Wonokromo, Senin (9/2/2026).

Trianto menjadi satu dari 100 warga kurang mampu yang menerima rumah hasil renovasi. Program ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kota Surabaya, Pemerintah Pusat, dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia—sebuah upaya bersama menghadirkan hunian yang lebih manusiawi bagi keluarga pra-sejahtera.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, mulai 2026 bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu) akan diprioritaskan bagi warga pada kategori desil 1 hingga 5. Kebijakan ini, menurutnya, ditempuh agar bantuan benar-benar menyasar mereka yang paling membutuhkan.

“Kalau ada rumah hampir roboh tapi pemiliknya di atas desil 5, mohon maaf, kita dahulukan yang benar-benar tidak mampu. Bantuan harus adil dan sesuai aturan,” ujarnya.

Pengetatan kriteria tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Sosial agar program bantuan sosial tepat sasaran. Dengan demikian, anggaran diharapkan memberi dampak nyata bagi warga yang selama ini hidup dalam keterbatasan.

Di balik angka dan kebijakan, Eri juga menekankan nilai kebersamaan. Menurutnya, pembangunan Surabaya tidak berdiri di atas sekat-sekat identitas. “Rumah ini dibangun bukan oleh satu suku atau satu kelompok. Siapa pun yang tinggal dan membesarkan Surabaya, itulah warga Surabaya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya Vivian Fan menjelaskan, Renovasi Rumah Merah Putih merupakan bagian dari target nasional yayasan untuk merenovasi 5.000 unit rumah di 13 kota.

Untuk Surabaya, targetnya 500 unit—100 unit telah rampung, 118 unit dalam proses dan ditargetkan selesai sebelum Lebaran, sementara sisanya menyusul.

Pada 2026, Pemkot Surabaya menargetkan perbaikan 3.242 unit Rutilahu. Sebanyak 2.240 unit dibiayai APBD Kota Surabaya, sementara 1.002 unit berasal dari sumber non-APBD, termasuk Yayasan Buddha Tzu Chi dan sektor swasta.

Bagi Trianto dan warga lain, rumah bukan sekadar bangunan. Ia adalah tempat tumbuhnya harapan. “Terima kasih kepada semua pihak. Sekarang kami merasa lebih tenang,” ucapnya lirih. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Gaungkan Warisan Pemikiran Sang Proklamator, Cucu Bung Karno Frederik Kiran Ziarah ke Blitar

Kunjungan Frederik Kiran Soekarno Seegers ke Makam Bung Karno di Blitar menjadi momentum menggaungkan kembali ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Usulkan Grand Design Nasional Penuntasan Anak Tidak Sekolah 2045

Ketua DPR RI Puan Maharani mengusulkan Grand Design Nasional Penuntasan Anak Tidak Sekolah 2045 untuk ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Tekankan Dukungan Pemkab dan Pemprov untuk Percepat Pembangunan Desa

Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono menegaskan pentingnya dukungan Pemkab dan Pemprov karena keterbatasan Dana ...
KABAR CABANG

Musran Rampung, Doding Rahmadi Pastikan Konsolidasi PDI Perjuangan Trenggalek Berlanjut

DPC PDI Perjuangan Trenggalek menuntaskan Musran dan Musanran di 14 kecamatan. Doding Rahmadi menegaskan ...
LEGISLATIF

Untari Minta Aspirasi Kades soal KDMP Disampaikan Resmi ke Pemerintah Pusat

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno meminta para kepala desa (Kades) menyusun dan ...
LEGISLATIF

Reses di Tuban, Ony Setiawan Soroti Krisis Air Irigasi dan Alih Fungsi Lahan Hutan di Senori

TUBAN – Masa Reses Persidangan III Tahun 2026 Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan dimanfaatkan ...