Jumat
09 Oktober 2026 | 9 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Gagasan Pendirian Museum Arhanud, Untari: Jadi Media Pembelajaran bagi Generasi Muda

pdip jatim 240826 sub

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, mendukung gagasan pendirian Museum Arhanud (Artileri Pertahanan Udara) oleh Pusat Pendidikan Arhanud (Pusdik Arhanud) TNI AD.

Dia menilai, ide tersebut bukan hanya bentuk pelestarian sejarah militer, namun juga menjadi sarana penting dalam memperkuat pemahaman publik, khususnya generasi muda, mengenai peran strategis pertahanan udara dalam menjaga kedaulatan bangsa.

“Saya apresiasi ide dan gagasan untuk Museum Arhanud. Museum ini menjadi museum penting dalam pergerakan kesejarahan artileri udara,” ungkap Sri Untari di Surabaya, Kamis (10/7/2025).

Museum yang digagas jajaran Pusdik Arhanud Malang ini dirancang sebagai pusat edukasi sejarah pertahanan udara nasional, menampilkan koleksi sistem persenjataan, dokumentasi operasi militer, serta jejak peran Arhanud sejak masa kemerdekaan hingga kini.

Menurut Untari, kehadiran museum tersebut akan menguatkan nilai-nilai nasionalisme dan mengenalkan kembali peran strategis TNI AD, khususnya dalam bidang pertahanan udara, kepada masyarakat luas.

“Ini penting kami support agar tentara yang baru, tahu tentara lama seperti apa. Ini juga bisa menjadi media pembelajaran bagi generasi muda,” tegasnya.

Penasihat Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim tersebut menekankan bahwa pendirian Museum Arhanud tidak boleh hanya dilihat sebagai proyek infrastruktur semata, tetapi sebagai upaya membangun kesadaran sejarah dan semangat kebangsaan melalui pendekatan budaya.

“Semangat ini diceritakan dalam museum,” jelasnya.

Dia pun minta Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan perhatian dan dukungan konkret terhadap rencana tersebut. Menurutnya, komitmen daerah sangat diperlukan agar pendirian museum ini bisa segera terealisasi dan menjadi kebanggaan baru bagi warga Jawa Timur, khususnya di wilayah tempat Pusdik Arhanud berada, yakni di kawasan Malang.

“Kami minta provinsi untuk bisa memberikan bantuan segera terwujud,” tegasnya.

“Ini adalah ruang pendidikan kebangsaan yang hidup. Kita tidak bisa hanya berharap generasi muda belajar sejarah dari buku, mereka perlu melihat langsung, menyentuh, merasakan atmosfir perjuangan. Dan museum bisa menjawab kebutuhan itu,” pungkas Untari. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Maharani: Parlemen Punya Empat Tanggung Jawab Wujudkan Pemerintahan yang Adil

TANZANIA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan parlemen memikul empat tanggung jawab utama untuk mewujudkan tata ...
LEGISLATIF

Basarah Dorong Penanganan Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan dari Hulu hingga Hilir

JAKARTA – Anggota Komisi XIII DPR RI Ahmad Basarah meminta penanganan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan ...
KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...