oleh

Duka Cita untuk Prajurit Nanggala, Megawati Minta Disiapkan 53 Karangan Bunga Merah Putih

-Headline-424 kali dibaca

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya para prajurit TNI anak buah kapal selam KRI Nanggala 402 yang telah menunjukkan pengabdian paripurna sebagai patriot bangsa.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, dalam tiga hari terakhir ini, Megawati Soekarnoputri terus berzikir, mendoakan agar seluruh pencarian KRI Nanggala berjalan lancar, dan hingga akhirnya disampaikan pengumuman oleh Panglima TNI bahwa mereka telah gugur ketika menjalankan tugas.

Baca juga:
=>Risma Pastikan Keluarga Awak KRI Nanggala 402 Dapat Pendampingan Psikolog
=>Doa dan Harapan Untari atas Musibah Tenggelamnya KRI Nanggala 402

Atas pengumuman dari Panglima TNI tersebut, terang Hasto, pada Minggu (25/4/2021) malam Megawati Soekarnoputri memberikan instruksi detail kepada para kader PDI Perjuangan di Bali. Termasuk Gubernur I Wayan Koster dan para bupati, untuk mengadakan upacara tabur bunga.

“Ibu Megawati begitu sedih dan sangat memahami apa yang dirasakan oleh keluarga, karena beliau sendiri pernah mengalami. Bahkan terkait detail dalam kapal selam Beliau juga paham, karena ketika sebagai Presiden, menerima kehormatan Brevet Hiu Kencana yang disematkan di dalam kapal selam,” kata Hasto, Senin (26/4/2021).

Karena itulah, untuk menghormati arwah patriot bangsa yang telah gugur di KRI Nanggala 402 tersebut, lanjut Hasto, secara khusus dilakukan penghormatan dengan menyediakan bunga merah putih yang dirangkai membentuk bulatan sebanyak 53 dengan bertuliskan nama para kusuma bangsa.

Menurutnya, hal ini yang sekaligus melambangkan tekad yang selalu kokoh, bulat dan teguh di dalam menjalankan tugas negara. Selain itu juga dipersiapkan bunga tabur, disertai dengan iringan doa dari para pemuka agama.

“PDI Perjuangan juga akan mengadakan doa secara khusus bagi para arwah patriot bangsa dan sekaligus keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan dan ketabahan,” sebut Hasto.

Rencana upacara tabur bunga di tengah laut dipimpin kader PDI Perjuangan I Wayan Koster pada hari ini, sekaligus bertepatan dengan hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional.

Upacara doa dan tabur bunga itu dilaksanakan di Labuhan Lalang, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, dekat dengan lokasi tenggelamnya KRI Nanggala 402. (goek)

Komentar