Rabu
23 September 2026 | 8 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPC Ngawi Kumpulkan 315 Penggawa Partai Ikuti Rakor Daring DPD Jatim

WhatsApp Image 2026-01-18 at 20.18.51

NGAWI — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar rapat koordinasi secara daring bersama jajaran struktural partai, Minggu (18/1/2026). Di Kabupaten Ngawi, kegiatan tersebut dipusatkan di Gedung Fatmawati dan diikuti oleh pengurus DPC, Fraksi PDI Perjuangan, Ketua, Sekretaris, dan Bendahara PAC, serta para Ketua Ranting se-Kabupaten Ngawi.

Untuk pengurus DPC berjumlah 21 kader. Sedangkan fraksi tingkat kabupaten berjumlah 20 anggota dewan. Untuk sturktural PAC meliputi 3 perwakilan dari 19 kecamatan atau setara 57 kader. Sementara untuk tingkat desa diwakili oleh masing-masing Ketua Ranting dari 213 desa dan 4 kelurahan dengan jumlah total 217 kader. Jumlah keseluruhan peserta

Rapat koordinasi ini melibatkan seluruh unsur struktural partai sebagai bagian dari penguatan konsolidasi organisasi. Sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab), optimalisasi pemanfaatan media sosial, regenerasi kepengurusan, hingga persiapan kegiatan menjelang bulan Ramadan.

Rakor dibuka langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya penataan organisasi yang berkelanjutan serta kesiapan struktur partai dalam menghadapi dinamika sosial dan politik ke depan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, menyatakan kesiapan jajarannya untuk menjalankan seluruh arahan partai. Pria yang akrab disapa Mas Antok itu menjelaskan bahwa proses konsolidasi partai saat ini telah memasuki tingkat kecamatan melalui Musancab dan akan berlanjut ke tingkat desa melalui musyawarah ranting serta anak ranting.

Menurutnya, tahapan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menggali dan menjaring potensi sumber daya manusia yang akan direkrut ke dalam struktur partai. Konsolidasi dan reorganisasi dinilai menjadi kebutuhan untuk memperkuat kaderisasi serta menjawab tantangan perkembangan zaman.

“Tahapan ini merupakan ruang strategis untuk menggali dan menjaring potensi sumber daya manusia unggul yang akan direkrut ke dalam struktur partai,” ujar Mas Antok.

Penataan kepengurusan ke depan, lanjutnya, tidak semata bertumpu pada senioritas, melainkan diarahkan agar lebih majemuk dengan menempatkan figur-figur yang memiliki potensi, kapabilitas, dan kapasitas pengabdian kepada masyarakat. Dalam konteks tersebut, keterlibatan generasi muda juga menjadi perhatian penting.

“Anak-anak muda diarahkan untuk masuk dan berperan aktif sebagai pengurus, sekaligus diberi ruang pengabdian sesuai dengan potensi yang dimiliki,” ujarnya.

Adapun untuk tahapan pelaksanaan, proses awal berupa penjaringan dan penyaringan direncanakan berlangsung pada 25 hingga 31 Januari 2026. Sementara itu, jadwal Musancab selanjutnya akan menyesuaikan ketentuan yang ditetapkan oleh PDI Perjuangan Jawa Timur. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Cegah Stunting, Mbak Nia Dorong Keluarga Perkuat Gizi dan Pendampingan Anak

SUMENEP – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengajak masyarakat memperkuat upaya ...
LEGISLATIF

Sri Untari Bawa Aspirasi Guru Olahraga ke Raperda Keolahragaan dan Kepemudaan

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno memastikan berbagai aspirasi guru olahraga akan dibawa ...
KRONIK

Ina Ammania: AI bukan Jalan Pintas Selesaikan Tugas Akademik

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, mengingatkan mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) ...
LEGISLATIF

Khamim Tohari Berharap Konflik Songgoriti Tuntas, Jadi Kado HUT ke-25 Kota Batu

BATU – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu Khamim Tohari berharap penuntasan konflik pengelolaan dan ...
PEMILU

Puan Tegaskan Ambang Batas Parlemen 5 Persen Masih Wacana Informal Antarparpol

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan wacana ambang batas parlemen ...
EKSEKUTIF

Eri Beber Alasan Pemkot Surabaya Libatkan Warga dalam Pemeringkatan Desil

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi membeberkan alasan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan warga dalam ...