Selasa
25 Agustus 2026 | 10 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Disambati Tagana, AW Janji Perjuangkan Tambahan Insentif

pdip-jatim-andri-wahyudi-pasuruan-080321

PASURUAN – Peringatan ulang tahun relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pasuruan ke 17 membawa berkah. Selain pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana operasional, tunjangan insentif mereka juga akan ditingkatkan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi, menyebut, peningkatan kesejahteraan relawan ini akan menjadi perhatiannya dalam pembahasan anggaran. Selama memiliki landasan hukum, ia akan memperjuangkan tambahan insentif bagi relawan Tagana.

“Kami akan memprioritaskan penambahan anggaran peningkatan kesejahteraan Tagana. Tanggung jawab kebencanaan dan kemanusiaan yang diembannya layak mendapat apresiasi,” tandas Andri Wahyudi yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan.

Menurut AW, panggilan akrabnya, selain perhatian terhadap relawan, persoalan pemetaan lahan kritis juga harus menjadi perhatian serius Pemkab Pasuruan. Apalagi selama 2021 ini, bencana alam seperti banjir dan tanah longsor terus terjadi di Kabupaten Pasuruan.

“Pemetaan lahan kritis ini harus segera dilakukan. Ini agar masyarakat tidak merasa was-was jika hujan turun dengan intensitas tinggi,” tandas AW.

Pada peringatan ulang tahun Tagana di kawasan wisata Pancar Air, Purwodadi, sejumlah evaluasi dan keluhan disampaikan para relawan. Tidak memadainya peralatan dapur umum dan kendaraan operasional menjadi salah satu kendala dalam menangani kebencanaan.

“Tugas dan tanggung jawab relawan Tagana cukup berat. Mereka harus siaga dalam menangani situasi kebencanaan dan kemanusiaan,” kata Sugiarto, alumni Tagana yang kini menjadi anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan.

Menurut Sugiarto, hingga saat ini para relawan Tagana Kabupaten Pasuruan berjumlah 59 orang. Mereka hanya mendapat insentif Rp 350.000 yang berasal dari pemerintah pusat dan Pemprov Jatim.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Suwito Adi, menyambut baik usulan tersebut. Namun masih diperlukan kajian lebih lanjut untuk merealisasikannya.

Menurut Suwito, relawan Tagana merupakan program pemerintah pusat yang dititipkan di daerah. Meski demikian, pihaknya juga telah mengupayakan adanya peningkatan kesejahteraan para relawan.

“Kami berupaya meningkatkan kesejahteraan relawan. Sarana dan prasarana kebencanaan, seperti kebutuhan dapur umum dan kendaraan operasional telah diperbaharui,” kata Suwito. (ian)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Soekarno Cup Buktikan Talenta Sepak Bola Bisa Lahir dari Lapangan Kampung

SURABAYA – Turnamen Soekarno Cup 2026 membuktikan pemain sepak bola berkualitas tidak hanya lahir dari akademi ...
KRONIK

Ribuan Suporter Panaskan Final Soekarno Cup 2026, Dukung dengan Semangat Sportivitas

SURABAYA – Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya dipenuhi gegap gempita pada laga final Soekarno Cup ...
KRONIK

Tari Kolosal Wonderful of East Java Meriahkan Final Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Penampilan tari kolosal bertajuk “Wonderful of East Java” turut memeriahkan closing ceremony laga Final ...
HEADLINE

Soekarno Cup Tak Sekadar Bola: Rp545 Juta untuk NTT, 14 Pemain Dibidik Klub Profesional

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak hanya meninggalkan cerita tentang persaingan di lapangan hijau. Di balik gebyar ...
PEMILU

Sekjen DPP PDI Perjuangan Optimistis Bidik Kursi Gubernur Jawa Timur

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai partainya memiliki modal ...
HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Cup Bukan Sekadar Cari Juara, Tapi Membangun Karakter Generasi Muda

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mencari juara, tetapi membangun karakter, sportivitas, ...