Minggu
23 Agustus 2026 | 11 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Wlingi, Panen Perdana Kemitraan Petani dan KKMP Jadi Harapan Baru Swasembada Pangan

pdip jatim 260129 panen raya blitar 1

BLITAR – Kamis (29/1/2026) hari ini, hamparan sawah di Tanah Bangkok, Lingkungan Karangan, Kelurahan Wlingi, Kabupaten Blitar, tampak berbeda. Di antara rumpun padi yang menguning, para petani berkumpul untuk menjalani tradisi methik—memotong padi pertama sebagai tanda dimulainya panen raya.

Namun, panen kali ini bukan sekadar rutinitas musim tanam. Ini adalah panen perdana hasil kemitraan petani Wlingi dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP), sebuah model kerja sama yang diharapkan mengubah wajah pertanian lokal.

Bupati Blitar Rijanto datang langsung ke tengah sawah. Didampingi perangkat daerah dan jajaran Forkopimcam Wlingi, dia menyapa petani yang sejak pagi sudah berkumpul di lokasi panen raya.

Kehadiran pemerintah daerah itu menjadi simbol dukungan terhadap pertanian berbasis koperasi—sebuah pendekatan yang kini kembali didorong sebagai tulang punggung ekonomi desa.

Dalam kemitraan ini, petani menggunakan bibit padi varietas Sumo Sakti NK 7328S produksi Syngenta. Hasilnya cukup menggembirakan. Dari lahan yang dipanen, produksi padi tercatat sekitar 10 ton, sebuah angka yang memberi optimisme baru akan peningkatan produktivitas sawah Wlingi.

Bagi petani, kerja sama dengan KKMP bukan hanya soal bibit. Mereka berharap koperasi bisa menjadi mitra dalam penyediaan sarana produksi, pembiayaan, hingga pendampingan teknis. Dengan dukungan yang terencana, mereka yakin hasil panen dapat meningkat dan kesejahteraan petani ikut terangkat.

Bupati Rijanto yang juga kader PDI Perjuangan tersebut menilai kemitraan ini sejalan dengan cita-cita besar swasembada pangan nasional.

“Sinergi antara petani dan koperasi seperti ini perlu terus diperkuat. Selain meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Blitar, kemitraan ini juga diharapkan mampu mendorong kemajuan Koperasi Kelurahan Merah Putih sebagai penggerak ekonomi masyarakat,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Blitar pun berharap pola kemitraan ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain.

Jika koperasi dan petani berjalan beriringan, pertanian tak hanya menjadi sektor tradisional, tetapi juga kekuatan ekonomi yang mandiri, produktif, dan berdaya saing—dimulai dari sawah-sawah Wlingi yang pagi itu penuh harap. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Merdeka Coffee Trail Run Sedot 700 Peserta, Erma Dorong Wisata dan Kopi Blitar Timur Naik Kelas

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Erma Susanti memadukan olahraga, wisata, dan kopi lokal ...
HEADLINE

Pompa Semangat Kader Jatim, Megawati Berpidato 2,5 Jam

SURABAYA – Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri memimpin konsolidasi internal DPD PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Reses, Bambang Sutriyono Serap Aspirasi Warga Hal Pendidikan hingga Pertanian

BOJONEGORO — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi PDI Perjuangan, Bambang Sutriyono, menggelar reses ...
KRONIK

Ketua DPD PDIP Jatim Pastikan Program Kerakyatan Tepat Sasaran dan Merata

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah ingin memastikan setiap program kerakyatan yang ...
KRONIK

Momen Hangat Megawati dan Tiga Penari Remo Cilik di Surabaya: Jangan Menyerah Menari

SURABAYA — Suasana rapat konsolidasi PDI Perjuangan Jawa Timur di Surabaya, Minggu (24/8/2026) seketika mencair ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Lantik 1.108 Pengurus Ranting dan Anak Ranting di Dapil III dan IV

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro resmi melantik 1.108 pengurus Ranting ...