oleh

Di Mekkah, Puan Cek Fasilitas Calon Haji

MEKKAH – Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani minta ada perbaikan signifikan pada pelayanan di musim haji tahun 2017 yang tinggal beberapa bulan lagi. Persiapan di dalam negeri dan di Arab Saudi harus dipastikan lebih matang lagi.

“Saya harapkan Menteri Agama dan Menteri Kesehatan menyediakan petugas pelayanan ibadah haji secara selektif, memilih orang yang berdedikasi tinggi, berintegritas dan dapat bekerja secara gotong royong dan penuh tanggung jawab,” kata Puan, dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Hal itu dia sampaikan, di sela aktivitasnya menyambangi Wisma Haji Mekkah. Pada setiap musim haji, kantor wisma ini berfungsi sebagai Kantor Daerah Kerja Mekkah (Daker).

Kantor Daker Mekkah memiliki peran sangat sentral karena menjadi pusat pengendalian, mulai dari aspek pelayanan akomodasi, perhotelan, tranportasi, katering hingga saat puncak ritual haji di Mekkah.

Menteri yang juga politisi PDI Perjuangan ini juga mengunjungi tenda haji di Arafah. Di tahun 2017 ini, jemaah haji Indonesia akan menikmati fasilitas tenda baru di Arofah.

Puan menjelaskan, selama ini tenda yang digunakan hanya menggunakan satu tiang besi, kain tenda serta karpet yang sudah lama dan berdebu, sehingga dikhawatirkan justru dapat mengganggu kesehatan jamaah.

Nantinya, tenda baru akan berukuran 25 X 15 meter dan mampu menampung sekitar 250 orang jamaah. Selain itu ada juga tenda yang berukuran lebih kecil (10 X 15 meter) disesuaikan dengan kondisi bidang tanah di Arofah.

Setiap tenda akan dilengkapi pendingin ruangan baru sebanyak 6 unit AC dan 6 unit kipas angin besar yang dilengkapi spray air (mistfan).

Seluruh tenda jemaah haji Indonesia disediakan 66 unit AC dan 66 unit mistfan. Hal ini penting mengingat pada puncak haji 2017 yang jatuh pada 31 Agustus 2017, suhu udara diperkirakan sangat panas sehingga risiko jemaah haji mengalami heat stroke sangat tinggi.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras dan gotong royong segenap pihak, Insya Allah pada musim haji 2017 ini, calon jemaah haji Indonesia akan akan mendapatkan fasilitas yang lebih baik,” ucap Puan.

Selama memantau persiapan haji di Arab Saudi, Puan didampingi Menteri Agama Lukman Lukman Hakim Syaifudin, Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek, serta Dubes RI untuk Kerajaan Arab Saudi.

Putri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri ini juga mengapresiasi peremajaan karpet di musdzalifah saat nanti jemaah haji menjalani mabit. Sehingga para jemaah haji Indonesia dapat berisitrahat dengan nyaman sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju Mina.

“Saya sangat apresiasi upaya Pak Menteri Agama yang gigih memperjuangkan perbaikan tenda dan segala fasilitas pendukungnya,” ucapnya.

Dia juga memastikan kualitas hotel tempat jemaah haji menginap. Ia mengunjungi Hotel Arkan Bakkah di Mahbas Jin dan beberapa hotel disekitarnya.

Puan juga mengunjungi fasilitas Catering Al Ahmadi di Bathah Quraisy Makkah, serta Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) yang baru di Aziziah.

Fasilitas baru tersebut lebih luas dibanding yang lama, namun masih dalam tahap perbaikan untuk disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan bagi jemaah.

Puan minta semua pihak senantiasa bergotong royong dalam bekerja, selalu berkoordinasi, menghilangkan ego sektoral dan menjalankan peran dan fungsi masing-masing sesuai tanggung jawabnya.

Semua petugas juga diminta lebih peka memperhatikan hal-hal yang berpotensi menimbulkan masalah. (goek)

rekening gotong royong