Selasa
03 November 2026 | 7 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Masjid Cheng Ho Surabaya, Puti Perkuat “Kabeh Sedulur”

pdip-jatim-puti-chenghoo

SURABAYA – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno, mendapat kejutan istimewa saat berkunjung ke Masjid Muhammad Cheng Ho, Surabaya, Rabu (14/2/2018).

Cucu Bung Karno itu dihadiahi qipao, pakaian tradisional khas Tiongkok, oleh Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI).

Kedatangan Puti Guntur disambut meriah dengan barongsai, kesenian tradisional Tiongok. Dia tampak tersenyum bahagia dengan sambutan hangat dari komunitas muslim Tionghoa tersebut.

Puti, yang dikenal sebagai sosok yang selalu tampil modis, mengatakan, pakaian tradisional khas Tionghoa punya banyak sisi unik dan menarik. ”Saya bahagia mendapat kado tanda persahabatan ini,” ungkap Puti.

Dia menambahkan, Indonesia adalah negeri yang penuh keberagaman. Maka menjadi kewajiban seluruh warga negara untuk saling menghormati perbedaan. Itulah intisari Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Sebagai calon wakil gubernur, Puti menegaskan komitmennya untuk terus menjaga Jawa Timur sebagai provinsi tempat tumbuh suburnya kerukunan.

”Sejak awal, Gus Ipul (Calon Gubernur Saifullah Yusuf) dan saya bertekad menjadikan Jawa Timur sebagai rumah yang ramah bagi semua perbedaan, rumah yang berkah bagi semua yang tinggal di dalamnya tanpa terkecuali,” ujar Puti sembari menyampaikan moto kampanyenya, yaitu ”kabeh sedulur, kabeh makmur”.

Puti tampak mengagumi arsitektur masjid tersebut yang dipengaruhi perpaduan gaya Tiongkok dan Arab. ”Nyaman sekali di sini,” kata Puti yang juga menunaikan salat zuhur di masjid tersebut.

Puti mengapresiasi semangat berdakwah komunitas muslim Tionghoa di Surabaya, termasuk lewat organisasi PITI. Semangat itu, menurut Puti, terinspirasi oleh kiprah Laksamana Cheng Ho asal Tiongkok yang berdakwah hingga ke Asia Tenggara.

”Saya salut dengan semangat dakwah teman-teman di PITI. Semoga berkah selalu ya. Aamiin,” kata dosen tamu Kokushikan University, Jepang, tersebut.

Dia berharap, Jawa Timur di masa depan semakin kuat persaudaraan dengan menghormati perbedaan suku, agama, maupun golongan.

”Kita jaga keragaman, kebhinekaan. Kita  bersatu, gotong royong, untuk bangun ekonomi umat dengan program-program kerakyatan,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...
KRONIK

Ngawi Siap Jadi Tuan Rumah POPDA Jatim XV

NGAWI – Kabupaten Ngawi menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah ...
HEADLINE

Puan Maharani Ajak Perkuat Demokrasi yang Menghadirkan Kesejahteraan Sosial

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh elemen bangsa kembali memperkuat gagasan demokrasi yang sejak ...
SEMENTARA ITU...

Evaluasi Peringkat ke-11 Porprov 2025, Kabupaten Kediri Siapkan Strategi Menuju Lima Besar

KEDIRI – Kabupaten Kediri membidik posisi lima besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Untuk ...
LEGISLATIF

Banjir Lahar Semeru, Eko Yunianto Desak Posko Darurat dan Logistik Pengungsian Dioptimalkan

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Eko Yunianto, meminta optimalisasi posko darurat dan ...