Senin
09 November 2026 | 1 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Jatim, Kader NU Punya Basis Massa Kuat

pdip-jatim-kusnadi-sh

pdip-jatim-kusnadi-shSURABAYA – PDI Perjuangan membuka peluang besar bagi kader Nahdlatul Ulama (NU) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2018. Pasalnya, wilayah Jatim merupakan basis kalangan Nahdliyin.

“Realistisnya seperti itu, dan diakui kader NU memiliki basis massa kuat,” ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi ketika dikonfirmasi wartawan, kemarin.

Menurut dia, basis massa NU di Jatim masih tidak tertandingi dan terbukti selama ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan bermasyarakat. “NU sebagai ormas memang dalam sejarahnya berasal dari Jatim sehingga kami yakin dan diakui semua pihak bahwa NU masih punya peran luar biasa terhadap bangsa ini,” ucapnya.

Meski demikian, sebut Kusnadi, pihaknya masih belum terlalu konsentrasi ke Pilkada Jatim yang masih akan berlangsung dua tahun lagi. Saat ini, PDI Perjuangan lebih memfokuskan pada Pilkada Kota Batu 2017.

“Pembahasan dan tindak lanjut Pilkada Jatim tetap dilakukan. Tapi fokus kami masih di Pilkada Kota Batu tahun depan,” jelas pria yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim tersebut.

Selain itu, tambah Kusnadi, soal kandidat calon gubernur yang akan diusung dalam Pilkada Jatim tergantung keputusan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. “Sepenuhnya otoritas ketua umum dan kami hanya melaksanakan proses-proses berikutnya. Yang pasti, apapun keputusannya akan dijalankan,” tandas dia.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat berkunjung di Jatim menyebutkan, bahwa PDI Perjuangan siap membuka diri dengan NU karena memiliki basis massa kuat dan merasakan bagaimana peran NU selama ini.

“Kami membuka jembatan komunikasi dengan NU, sedangkan terkait siapa yang dicalonkan akan ada pembahasan lebih jauh,” katanya.

NU, kata dia, sebagai sebuah kekuatan sosial kemasyarakatan dan keagamaan sangat penting sehingga PDIP akan mendengarkan dan membangun tali persaudaraan, serta kerja sama dengan keluarga NU.

“Kami menyadari bagaimana kekuatan dan aspirasi yang diberikan oleh NU. Tapi kerja sama strategis wajib dilakukan. Namun terlalu dini menyebut nama kandidat,” ucapnya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Kaderisasi Tingkat Akar Rumput, DPC Magetan Lantik Pengurus Ranting Berusia 17 Tahun

MAGETAN — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menggelar pelantikan Pengurus Ranting tingkat desa/kelurahan ...
KRONIK

Novita Hardini: Soekarno Run Jadi Bukti Komitmen PDI Perjuangan Jalankan Arahan Ibu Megawati

BLITAR — Penyelenggaraan Soekarno Run menjadi salah satu wujud komitmen PDI Perjuangan dalam menjalankan arahan ...
KRONIK

Angkat Motif Sabuk Mangir Latar Ukel, BBF Perkuat Pelestarian dan Industri Batik Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong pelestarian batik lokal sekaligus memperkuat ...
KRONIK

Dari Raquel 52 Tahun hingga Farles 17 Tahun, Soekarno Run Blitar Satukan Semangat Lintas Generasi

BLITAR — Usia bukan penghalang untuk terus berlari. Bagi Raquel Pirera Sajana, 52 tahun, setiap perlombaan adalah ...
LEGISLATIF

Dua SK LP2B Pernah Bernomor Sama, DPRD Jember Pertanyakan Dokumen Terbaru

JEMBER – Perubahan data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Jember kembali dipersoalkan DPRD. ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Dorong Dukungan untuk Ormas Keagamaan, Muslimat NU Perkuat Pendidikan Perempuan

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri, Yuzar Rasyid, mendorong pemerintah meningkatkan dukungan terhadap organisasi ...