Minggu
30 Agustus 2026 | 8 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dewisri Ajak Teladani Akhlak Kyai-Santri

pdip jatim - dewisri nyekar - hari santri

pdip jatim - dewisri nyekar - hari santriMALANG – Sebelum melakukan kampanye blusukan di wilayah Kecamatan Bantur dan Kalipare, pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Dewanti Rumpoko-Masrifah Hadi (Dewisri) berziarah di makam Mbah Bungkuk, Singosari, Kabupaten Malang, Kamis (22/10/2015).

Dalam nyekar, calon bupati/wakil bupati yang diusung PDI Perjuangan di Pilkada Kabupaten Malang 2015 tersebut didampingi Ning Anisah Mahfudz dari Ponpes Al Islahiyah Singosari dan para santri, serta jajaran Muslimat Kecamatan Singosari.

Kegiatan nyekar tersebut dalam untuk memperingati Hari Santri Nasional 22 Oktober yang baru saja dicanangkan Presiden Jokowi.

“Kami mengajak diri kami sendiri dan masyarakat untuk meneladani perilaku dan akhlak para kyai dan santri. Mereka selalu mengedepankan nilai-nilai moral tinggi, perilaku santun dan terdidik,” ungkap Dewanti Rumpoko.

Da menambahkan, Hari Santri jangan hanya dipahami sebagai hari milik golongan keagamaan tertentu saja. Tetapi yang paling penting adalah mengambil makna positifnya. Yakni bagaimana meneladani perilaku dan akhlak mulia dari para kyai dan santri dalam kehidupan sehari-hari.

“Ziarah atau nyekar ini merupakan suatu bentuk penghormatan kepada kalangan pesantren dan secara khusus kepada para tokoh ulama Malang yang dimakamkan di kompleks Pondok Bungkuk Singosari,” tutur perempuan yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu.

Dari puluhan makam yang ada, antara lain adalah Kyai Hamimuddin (wafat 1850 M), Kyai Muhammad Thohir (wafat 1933 M) dan Kyai Nachrowi (wafat 1980). Ada juga makam Kyai Masykur, mantan Menteri Agama di masa Presiden Soekarno.

Kyai Masykur dikenal sebagai komando Hisbullah yang berjuang melawan sekutu dalam pertempuran 10 Nopember Surabaya. Pertempuran Surabaya pecah setelah para kyai mengeluarkan resolusi jihad melawan penjajah pada 22 Oktober 1945. Peristiwa inilah yang diangkat dan ditetapkan menjadi Hari Santri Nasional.

“Kabupaten Malang termasuk basis pesantren di Jawa Timur. Banyak ponpes besar berdiri dengan puluhan ribu santri yang berasal dari seluruh pelosok Indonesia. Ini adalah aset dunia pendidikan yang luar biasa,” tandas Dewanti. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Di Balik Ramainya Muktamar NU, Ada Kisah Jedar dan Robert yang Dapat Pertolongan di Posko Baguna

JOMBANG — Di tengah padatnya aktivitas Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum ...
KRONIK

Banyuwangi Shrimp Fiesta, Upaya Bupati Ipuk Kampanyekan Potensi Udang

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam potensi perikanan yang terus dikembangkan. Salah satunya ...
KRONIK

Agung Priyanto Soroti Persoalan Desil, Minta PAC dan Ranting Aktif Dampingi Warga

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti persoalan data desil ...
LEGISLATIF

Pokmas Tak Lagi Berlaku, Yuzar Rasyid Tetap Kawal Aspirasi Warga Kemasan Soal Rombong

Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid tetap mengawal aspirasi warga Kemasan soal bantuan rombong meski program ...
KRONIK

Gencar Perbaiki Rumah Warga Miskin, Banyuwangi Diganjar Bonus Insentif Pusat

BANYUWANGI – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan ...
SEMENTARA ITU...

Filosofi Tombak Korowelang di Jamasan Pusaka Trenggalek: Pemimpin Harus Ngopeni Rakyat dan Memberi Piwulang

Jelang Hari Jadi ke-832 Trenggalek, puluhan pusaka dijamasi. Ketua DPRD Doding Rahmadi mengungkap filosofi Tombak ...