Rabu
19 Agustus 2026 | 12 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dewanti Rumpoko: Kunker di Kota Batu, Harus Menginap di Kota Batu

pdip-jatim-dewanti-rumpoko2

BATU – Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko akan menolak kunjungan kerja (kunker) ke Pemkot Batu jika rombongan tamu tidak menginap di hotel yang berada di Kota Batu.

Berdasarkan pengalamannya selama ini, Dewanti selalu mendengar tamu yang mengadakan kunjungan kerja di Kota Batu, menginapnya di hotel di Kota Malang. Padahal, di Kota Batu tersedia hotel yang bisa menampung para tamu.

Menurut Dewanti, Pemkot Batu sering sekali mendapat kunjungan kerja dari berbagai pihak. Ketika ditanya, orang yang berkunjung menginap di mana? Jawabannnya, kebanyakan menginap di hotel Kota Malang.

“Akhirnya saya berpikir, kenapa tidak menginap di Hotel Batu? Mulai hari ini, siapapun yang melakukan kunjungan kerja ke Kota Batu harus menginap di hotel yang berada di Kota Batu,” kata Dewanti saat memberi sambutan di acara pelantikan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Batu di Hotel Senyum, Kamis (6/2/2020).

Dewanti menyebut, banyaknya orang menginap di Kota Malang juga dampak dari banyaknya orang mau berwisata ke Kota Batu. Menurutnya, hotel-hotel di Kota Batu masih mampu menampung para tamu yang berwisata ataupun melakukan kunker ke Pemkot Batu.

Bahkan, pemandangan dari hotel yang berada di Kota Batu jauh lebih bagus karena berada di daerah perbukitan.

Ketua PHRI Kota Batu, Sujud Hariadi sepakat dengan imbauan Dewanti. Menurut Sujud, hotel-hotel di Kota Batu kapasitasnya sangat banyak.
Hotel-hotel yang tergabung di PHRI Kota Batu saja memiliki cakupan hingga 3.000 kamar. “Saya sepakat imbauan itu. Kalau kamarnya sepi, bisa jebol hotel,” ujar Sujud.

Dia menyebutkan, banyaknya orang memilih menginap di Kota Malang karena fasilitas umumnya lebih banyak di sana. Sedangkan di Kota Batu belum sebanyak seperti Kota Malang.

“Misal seperti mall. Kalau di Malang banyak juga hotel yang tarifnya jauh lebih murah. Mereka memiliki jaringan di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Dengan jaringan yang luas, para tamu undangan bisa mengakses dengan mudah sehingga pemesanan pun mudah dilakukan sebelum berangkat ke lokasi tujuan.

Sedangkan di Kota Batu, hotel-hotelnya banyak yang berdiri sendiri, belum memiliki jaringan seluas seperti di Kota Malang.

“Seperti Hotel Senyum ini dan Selecta yang independen. Kami kalah manajerialnya. Kalau semua tamu Pemkot Batu menginap di Batu ya kami mendukung itu,” paparnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Anggaran Stiker Penanda Penerima Bansos Rp2,8 Miliar Dipangkas

JEMBER – Dua anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Wahyu Prayudi Nugroho dan Indi Naidha, meminta Pemerintah ...
KABAR CABANG

Jaranan, Cara Seniman Trenggalek Memaknai Kemerdekaan

TRENGGALEK – Suara gamelan menggema dari halaman kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Senin malam ...
KRONIK

HUT Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Berbagi Daftarkan 5000 Pekerja Informal BPJS Ketenagakerjaan

BANYUWANGI – Gerakan sosial Aparatur Sipil Negara (ASN) Banyuwangi Berbagi kembali digulirkan. Dalam program yang ...
KRONIK

HUT Kemerdekaan RI, Hj. Ansari PDIP Tegaskan Pentingnya Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat

PAMEKASAN – Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dinilai tidak boleh sebatas menjadi seremonial tahunan. ...
KRONIK

Pemain Soekarno Cup Salurkan Hasil Gotong Royong bagi Mahasiswa NTT di Surabaya

SURABAYA – Di tengah kekhawatiran mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Surabaya terhadap keluarga mereka ...
KABAR CABANG

Pesan Ahok untuk Kader PDIP Madiun: Dengarkan Jeritan Rakyat, Jangan Hanya Saat Butuh Dukungan

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berpesan kepada kader PDIP Kota Madiun agar tidak hanya hadir saat butuh dukungan ...