Sabtu
29 November 2025 | 8 : 18

Deteksi Dini Potensi Bencana, Kada PDI Perjuangan Wajib Instal Aplikasi BMKG

pdip-jatim-mega-011120

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menginstruksikan seluruh kader partai, khususnya yang menjadi kepala daerah (kada) dan pimpinan dewan, untuk mengunduh dan menggunakan aplikasi info Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Menurut Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, hal ini untuk mendapatkan informasi utama dan cepat mengenai potensi bencana di wilayah masing-masing.

“Ibu Megawati Soekarnoputri menginstruksikan untuk membangun kesadaran aspek meteorologi, geofisika, dan klimatologi dalam kebijakan pembangunan, baik terkait tata ruang, antisipasi bencana maupun pengendalian banjir dan tanah longsor serta gempa bumi. Lalu para kader juga diminta mengunduh aplikasi info BMKG,” kata Hasto, usai Rapat Koordinasi Bidang Nasional Kebudayaan dengan tema ‘Gerakan Menanam Pohon Kepala Daerah PDI Perjuangan, Sabtu (31/10/2020).

Baca juga: Risma: Kedaulatan Pangan Bisa Jadi Sarana Hadapi Pandemi

Kata Hasto, instruksi itu bersifat wajib untuk dilaksanakan oleh kader. Dijelaskannya, keberhasilan kepala daerah dan anggota legislatif juga ditentukan bagaimana perhatian terhadap lingkungan. Sebab berpolitik bagi PDI Perjuangan adalah berarti membumi, menyentuh kehidupan rakyat, dan membangun harapan rakyat terhadap masa depannya.

Selain itu, kesimpulan rakorbidnas lainnya, Ketum PDI Perjuangan menginstruksikan kadernya untuk melaksanakan Gerakan Menanam.

“Gerakan Menanam bersifat wajib, skala prioritas adalah 10 tanaman pendamping beras, tanaman obat-obatan, serta sayur-sayuran dan buah-buahan. Gerakan menanam adalah gerakan kebudayaan guna merawat lingkungan,” terang Hasto.

“Kita diajarkan Ibu Megawati Soekarnoputri, berpolitik itu dengan gerakan menanam, itu mengandung falsafah, juga menanam budi pekerti, menanam niat baik, menanam tanggung jawab bagi masa depan bangsa, dan juga menanam juga rasa cinta kepada tanah air melalui tanam tanaman,” tambah dia.

Kemudian, diminta juga untuk melakukan pemisahan sampah rumah tangga, lalu membersihkan sungai. “Gerakan pembersihan sungai, menanam pohon di sekitar mata air sungai itu juga bersifat wajib dilakukan bagi seluruh anggota kader PDI Perjuangan,” sebut Hasto.

Seluruh kader partai, lanjut Hasto, pun wajib mengedepankan kebijakan pembangunan melalui kebijakan tata ruang dengan memperhatikan aspek lingkungan dan peta bencana.

Kesimpulan berikutnya, seluruh kader partai bekerja sama dengan ahli gizi, wajib mendorong dengan adanya asupan gizi dan protein yang cukup disertai dengan harga yang terjangkau masyarakat. (goek)

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Widarto Diguyur Tepung di Pengujung Rapat Final Pembahasan R-APBD Jember 2026

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, S.S diguyur tepung oleh teman sejawatnya di parlemen, Jumat ...
LEGISLATIF

Komisi C DPRD Tulungagung Dorong Pemkab Serius Perbaiki DTSEN

TULUNGAGUNG – Komisi C DPRD Kabupaten Tulungagung mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat lebih serius ...
KRONIK

Kanang Serahkan Bantuan Ambulans untuk Yayasan ODGJ di Ngawi

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), menyerahkan satu unit mobil ambulans untuk Yayasan ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Pemerintah Sigap Tanggap Darurat Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan mendalam atas rangkaian banjir dan ...
KRONIK

Erma Pimpin Launching Uca Kopi, Produk UMKM Masyarakat Tanggunggunung dan PWRI Tulungagung

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti memimpin peluncuran produk olahan kopi ...
KRONIK

Nominator Most Inspiring Tourism Leader, Bupati Ipuk: Jadi Pelecut untuk Terus Berinovasi

BANYUWANGI – Kementerian Pariwisata menggelar Wonderful Indonesia Award (WIA) 2025, ajang apresiasi kepada insan ...