Jumat
30 Oktober 2026 | 9 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dengan Busana Etnik Nusantara, Ribuan Pelajar Ramaikan Karnaval Kemerdekaan

PDIP-Jatim-Karnaval-Merdeka-20082024
Para peserta Karnaval Merdeka menyanyikan lagu daerah, Selasa (20/08/2024).

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dalam rangka memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan RI, menggelar Karnaval Merdeka, Selasa (20/8/2024). Ribuan penonton memadati rute sekitar 2,5 kilometer, menyaksikan karnaval yang menampilkan kebhinnekaan Indonesia tersebut.

Karnaval diikuti hampir 2000 pelajar tingkat SMP/MTs dan SMA/MA/SMK negeri dan swasta se-Banyuwangi yang mengenakan dan membawa atribut beraneka keragaman seni dan budaya Indonesia.

“Karnaval Merdeka ini menjadi ajang untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan seluruh elemen di Banyuwangi,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Menurut Ipuk, karnaval tersebut bukan sekadar perayaan, tapi juga menjadi cara untuk terus menjaga kebhinekaan. Terlebih, Banyuwangi juga merupakan daerah majemuk yang menjadi tempat tinggal masyarakat dari berbagai suku dan agama.

“Lewat karnaval ini kita kabarkan bahwa Banyuwangi adalah miniatur kebhinekaan. Dengan suku, budaya, dan agama yang beragam tidak membuat kita terpecah. Justru perbedaan itu menjadikan kita semakin kuat,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Ribuan pelajar menampilkan keberagaman Indonesia melalui kostum, seni tari, dan teatrikal dalam parade karnaval tersebut. Ada yang mempresentasikan adat Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Bali, Aceh, dan daerah di Nusantara lainnya.

Karnaval diawali drumband diikuti barisan di belakangnya. Ada barisan pembawa bendera Merah Putih, diikuti barisan kontingen dengan kostum yang memvisualisasikan Indonesia. Ada pula sajian fragmen yang mengisahkan beragam tradisi dari berbagai daerah di Indonesia.

Seperti kontingen SMP I Kabat yang mengusung tema adat Jawa Tengah. Selain kostum, kontingen tersebut juga menyajikan ragam kuliner, tradisi, hingga kesenian asli Jawa Tengah.

Disusul devile SMPN I Banyuwangi yang membawakan budaya Sulawesi. Mulai kostum, kesenian, hingga miniatur rumah adat tongkonan ikut ditampilkan. (ftr/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...
KRONIK

Wabup Ngawi Pastikan Bantu Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang

NGAWI – Hujan disertai angin kencang menerjang Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) petang. Cuaca ...
KRONIK

Peternak Ayam Terpuruk, Sonny Desak Pemerintah Kendalikan Harga Telur dan Pakan

BANYUWANGI – Kondisi peternak ayam petelur yang terus merugi akibat rendahnya harga telur dan tingginya biaya pakan ...
KRONIK

Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak berbagai elemen masyarakat ikut melestarikan budaya lokal ...