Kamis
16 April 2026 | 3 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dengan Busana Etnik Nusantara, Ribuan Pelajar Ramaikan Karnaval Kemerdekaan

PDIP-Jatim-Karnaval-Merdeka-20082024
Para peserta Karnaval Merdeka menyanyikan lagu daerah, Selasa (20/08/2024).

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dalam rangka memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan RI, menggelar Karnaval Merdeka, Selasa (20/8/2024). Ribuan penonton memadati rute sekitar 2,5 kilometer, menyaksikan karnaval yang menampilkan kebhinnekaan Indonesia tersebut.

Karnaval diikuti hampir 2000 pelajar tingkat SMP/MTs dan SMA/MA/SMK negeri dan swasta se-Banyuwangi yang mengenakan dan membawa atribut beraneka keragaman seni dan budaya Indonesia.

“Karnaval Merdeka ini menjadi ajang untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan seluruh elemen di Banyuwangi,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Menurut Ipuk, karnaval tersebut bukan sekadar perayaan, tapi juga menjadi cara untuk terus menjaga kebhinekaan. Terlebih, Banyuwangi juga merupakan daerah majemuk yang menjadi tempat tinggal masyarakat dari berbagai suku dan agama.

“Lewat karnaval ini kita kabarkan bahwa Banyuwangi adalah miniatur kebhinekaan. Dengan suku, budaya, dan agama yang beragam tidak membuat kita terpecah. Justru perbedaan itu menjadikan kita semakin kuat,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Ribuan pelajar menampilkan keberagaman Indonesia melalui kostum, seni tari, dan teatrikal dalam parade karnaval tersebut. Ada yang mempresentasikan adat Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Bali, Aceh, dan daerah di Nusantara lainnya.

Karnaval diawali drumband diikuti barisan di belakangnya. Ada barisan pembawa bendera Merah Putih, diikuti barisan kontingen dengan kostum yang memvisualisasikan Indonesia. Ada pula sajian fragmen yang mengisahkan beragam tradisi dari berbagai daerah di Indonesia.

Seperti kontingen SMP I Kabat yang mengusung tema adat Jawa Tengah. Selain kostum, kontingen tersebut juga menyajikan ragam kuliner, tradisi, hingga kesenian asli Jawa Tengah.

Disusul devile SMPN I Banyuwangi yang membawakan budaya Sulawesi. Mulai kostum, kesenian, hingga miniatur rumah adat tongkonan ikut ditampilkan. (ftr/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...