Jumat
27 Februari 2026 | 2 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cegah Covid-19, Rekomendasi Paslon PDIP Dibahas Lewat Teleconference

pdip-jatim-kusnadi-soal-rekom-teleconference

SURABAYA – PDI Perjuangan menggunakan media teleconference untuk pembahasan rekomendasi pasangan calon (paslon) kepala daerah dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2020. Hal ini untuk mematuhi imbauan social distancing yang diserukan pemerintah terkait upaya pencegahan penularan virus Corona (Covid-19)

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengatakan, dengan penggunaan teleconference ini pembahasan rekomendasi juga menjadi semakin terbuka.

“Jadi untuk pengerucutan dan pembahasannya tidak harus lagi ke Jakarta tapi cukup dengan teleconference. Ini menjadi lebih terbuka karena bisa dilihat bersama-sama,” jelas Kusnadi kepada wartawan di kantor DPD PDIP Jatim, Jalan Kendangsari Industri 57 Surabaya, Senin (23/3/2020).

Kusnadi mengatakan, biasanya untuk pembahasan rekomendasi terutama pengerucutan bakal pasangan calon kepala daerah, hanya ada tiga orang yang akan dipanggil DPP PDI Perjuangan. Yakni Ketua dan Sekretaris, serta Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD.

“Tapi kalau dengan teleconference semua bisa terbuka dan mendengar bahkan bisa menyampaikan saran. Ini menjadi lebih bagus sehingga tidak terjadi prasangka-prasangka,” ujar pria yang juga menjabat Ketua DPRD Provinsi Jatim ini.

Selain dengan DPP, metode teleconference ataupun juga menggunakan media komunikasi yang lain akan digunakan DPD PDIP Jatim untuk melakukan konsolidasi hingga ke tingkat bawah.

“Ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman baik kepada masyarakat maupun untuk struktur partai. Jadi konsolidasi dan kegiatan partai ini tetap bisa berjalan dengan baik walaupun ada wabah Corona ini,” terang Kusnadi.

Kusnadi menambahkan, DPP melalui Badan Pemenangan Pemilu sedianya menargetkan rekomendasi seluruh bakal calon harus sudah turun enam bulan sebelum pencoblosan.

Pasalnya, dari rentang waktu tersebut dinilai efektif bagi pasangan calon yang diusung untuk melakukan sosialisasi. “Terlebih melihat perkembangan dan dinamika di lapangan,” ujar Kusnadi.

Dalam menghadapi Pilkada 2020, rekomendasi pasangan calon kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan 19 kabupaten/kota di Jawa Timur baru turun di tiga daerah yaitu Ngawi, Malang, dan Sumenep.

Sedangkan untuk 16 daerah lainnya yang menyelenggarakan Pilkada, termasuk Surabaya rekomendasi akan turun di gelombang berikutnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Penjaringan Calon Ketua PAC di Gresik Tuntas, 197 Nama Diusulkan ke DPD Jatim

GRESIK – Proses penjaringan nama calon ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Gresik akhirnya ...
HEADLINE

Ketua Banggar DPR Dorong Perbaikan Tata Kelola MBG agar Target Gizi Nasional Tercapai

JAKARTA – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menegaskan pentingnya penyempurnaan tata kelola ...
UMKM

Trate Takjil Market Gresik Libatkan 130 UMKM, Butuh Dorongan Berbagai Pihak untuk Naik Kelas

GRESIK – Suasana sore di Kelurahan Trate, Kecamatan Gresik, mendadak riuh setiap kali azan asar berlalu. Di ...
KRONIK

PWMU Jatim Apresiasi Giat Ramadan PDI Perjuangan, Cerminkan Kebaikan Rasulullah

SURABAYA – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWMU) Jatim, Ir. H. Tahmid Masyhudi, mengapresiasi giat bagi takjil dan ...
LEGISLATIF

Jelang Magrib di Kediri, Pulung Agustanto Turun ke Jalan Berbagi Takjil

KEDIRI – Senja Ramadan perlahan turun di Kota Kediri, Kamis (26/2/2026). Lalu lintas di sekitar Taman Makam ...
LEGISLATIF

Sosialisasi, Eddy Paripurna Ingatkan Pentingnya Jaga Kerukunan dan Toleransi

KABUPATEN PASURUAN – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Edy Paripurna, menggelar kegiatan ...