
JAKARTA – Megawati Soekarnoputri menyerahkan satu buah bibit pohon kepada setiap para calon kepala daerah (Cakada) yang diusung PDI Perjuangan di Pilkada Serentak 2020.
Penyerahan bibit pohon oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan itu sebagai simbol bahwa para calon kepala daerah harus merawat alam dan lingkungannya ketika menjadi pemimpin di daerah.
Pohon itu diberikan Megawati kepada lima calon kepala daerah mewakili 48 pasangan yang rekomendasinya diumumkan DPP PDI Perjuangan, Rabu (19/2/2020).
Selain diberikan rekomendasi, para pasangan juga dibekali oleh-oleh berupa bibit tanaman. Maknanya, bahwa ini sejalan dengan hasil Rakernas I PDIP di Jakarta beberapa waktu lalu.
Menurut Megawati, para calon kepala daerah dari PDIP harus mau jujur soal kerusakan alam yang terjadi. Dan kerusakan itu justru karena abainya diri sendiri.
“Kenapa dunia makin rusak? Sebetulnya akibat ulah sendiri. Misal di Sumatera, ada pembalakan kayu. Jangan malu, buka saja bahwa ada memang di sana. Minta orangnya ditangkap,” kata Megawati.

Sehingga tak heran saat ini banjir muncul dimana-mana. Menurut Presiden ke-5 RI ini, hal tersebut terjadi akibat ada yang salah dari perlakuan manusia terhadap alam.
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan pemberian bibit pohon kepada para calon kepala daerah merupakan sebuah bentuk komitmen untuk merawat bumi.
Menurut Hasto, pemberian pohon ini senapas dengan tema rakernas I PDIP yang mengangkat tema soal jalur rempah dan pangan nasional.
Hasto menegaskan, Gerakan Mencintai Bumi yang dipelopori PDI Perjuangan itu harus diimplementasikan oleh para kepala daerah yang diusung.
Kinerja mereka juga akan diukur dengan seberapa banyak pohon yang mereka tanam serta seberapa panjang sungai serta banyaknya mata air yang dirawat di wilayahnya masing-masing.
“Nantinya semua itu juga akan diperjuangkan oleh kepala daerah, kita implementasikan,” ujarnya. (goek)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









