Senin
10 Agustus 2026 | 11 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ony: Hardiknas 2022 Momentum Gerakkan Inovasi dan Terobosan Insan Pendidikan

IMG-20220514-WA0013_copy_900x507

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono berharap momentum Hari Pendidikan Nasional, menjadi motivasi bagi insan kependidikan untuk berinovasi dan memiliki terobosan dalam memajukan pendidikan. Hal itu dia sampaikan usai upacara Hardiknas di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, pada Jumat (13/5/2022).

Bupati dari PDI Perjuangan tersebut menjelaskan, di masa sulit pandemi Covid-19 seperti sekarang, seorang pendidik harus memiliki inovasi dan terobosan. Hal itu demi memastikan anak didik memperoleh hak-hak belajar, ditengah keterbatasan dampak dari pandemi.

“Di masa sulit pandemi Covid-19, insan pendidikan harus berinovasi dan terobosan sehingga pembelajaran untuk anak didik masih terus bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata Bupati Ony.

Salah satu yang ditekankan oleh Bupati Ony, yakni bagaimana insan pendidikan menerapkan teknologi digital dalam pembelajaran. Pihaknya menyebut, penerapan teknologi digital menjadi solusi pembelajaran ditengah keterbatasan akibat dampak pandemi Covid-19.

“Penggunaan teknologi digital harus bisa menghadirkan solusi bagi keterbatasan di era pandemi Covid-19. Dan kita sudah memulai itu,” ungkap Bupati Ony.

Adapun sebagai perwujudan dari penerapan teknologi digital dalam pendidikan, momentum Hardiknas ini, Pemkab Ngawi juga menyelenggarakan lomba film pendek. Film yang dilombakan, berisikan pesan-pesan moral tentang karakter anak bangsa.

“Itu kita tampilkan dalam lomba film pendek, dengan harapan juga menjadi media pembelajaran karakter kepada anak-anak kita. Terlebih anak-anak sekarang lebih menyukai media visual. Maka ruang-ruang itu kita gunakan, untuk tetap menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan,” urai Bupati Ony.

Upacara Hardiknas di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi diikuti berbagai unsur. Baik OPD ataupun instansi pendidikan. Yang menarik, pada upacara kali ini, seluruh peserta mengenakan pakaian adat Nusantara. Bupati Ony sendiri, hadir dengan mengenakan beskap pakaian adat Jawa, lengkap dengan blangkon.

Bupati Ony menjelaskan, hal itu dimaksudkan untuk menggugah semangat cinta tanah air. Terlebih selama dua tahun terakhir ini, kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak seperti upacara dan lainnya, sempat berhenti akibat pandemi.

“Di momen ini kita mulai lagi, kita gerakan cinta tanah air. Semua wajib menggunakan baju daerah, dan baju nasional. Kemudian ini juga dalam rangka menjadi daya ungkit ekonomi kerakyatan, di tengah pandemi Covid-19,” papar Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, usai upacara Hardiknas di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...
KRONIK

Apresiasi Kegiatan Rejotangan Fun Trail Run, Erma Susanti: Pengungkit Wisata Desa

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengapresiasi dan mendukung ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Bidik Talenta Muda Menuju Timnas dan Level Internasional

Soekarno Cup 2026 menjadi panggung talenta muda dari 16 provinsi yang diproyeksikan menjadi cikal bakal pemain ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Dibuka, Komarudin: Dari Kota Kelahiran Bung Karno Kita Nyalakan Semangat Generasi Muda

SURABAYA – Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun, menegaskan pemilihan Surabaya sebagai tuan ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Kontribusi Kendaraan Listrik Disesuaikan dengan Beban terhadap Jalan

SURABAYA – DPRD Jawa Timur mendorong Pemprov Jatim menyusun kebijakan fiskal kendaraan listrik yang ...
KRONIK

Persaingan Soekarno Cup 2026 Ketat, Banteng Bali Matangkan Adaptasi dan Mental

SURABAYA – Tim Bali menunjukkan komitmen tinggi untuk merebut gelar juara Soekarno Cup 2026 dengan melakukan ...