Kamis
23 Juli 2026 | 12 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ngawi Izinkan Warganya Gelar Hajatan, Jumlah Tamu Maksimal 20

pdip-jatim-bupati-ngawi-080921-ony-anwar-harsono-a

NGAWI – Pemkab Ngawi kembali memberikan kelonggaran selama penerapan PPKM level 3. Salah satu pelonggaran, yakni, warga Ngawi saat ini sudah diizinkan untuk menggelar kegiatan sosial kemasyarakatan seperti hajatan.

Diizinkannya kegiatan hajatan, menjadi angin segar bagi pelaku seni ataupun pengusaha sound dan tarup. Pasalnya, kegiatan mereka sempat terganggu akibat lonjakan kasus Covid-19 dan pemberlakukan PPKM Darurat beberapa waktu lalu.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan, berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri terbaru, kegiatan sosial kemasyarakatan di daerah yang menerapkan PPKM level 3, berangsur sudah mulai ada relaksasi atau kelonggaran.

“Termasuk hajatan, berdasarkan Inmendagri, kegiatan hajatan sudah kita izinkan, maksimal tamu hanya 20 orang,” kata Mas Ony kepada awak media, saat menghadiri kegiatan seminar dalang di Gedung Eko Kapti Ngawi, Rabu (8/9/2021).

Khusus untuk kegiatan seni budaya, Mas Ony menegaskan, kegiatan tersebut diizinkan apabila bersifat mendukung pelaksanaan hajatan. Kegiatan seni budaya yang berdiri sendiri, dan dimungkinkan, tamu tidak bisa terkontrol, maka sesuai Inmendagri, kegiatan seperti itu tetap belum diizinkan untuk digelar.

Dikatakan Bupati yang diusung PDI Perjuangan itu, kegiatan sosial kemasyarakatan di Ngawi boleh digelar maksimal hingga waktu Maghrib. “Magrib harus sudah rampung,” ujar Mas Ony.

Lebih lanjut, Mas Ony juga berharap para pelaku seni, kedepan bisa berperan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan maksimal selama hajatan berlangsung.

“Pelaku seni, seperti dalang, MC manten, kedepan bisa memberikan komunikasi yang baik kepada masyarakat, terkait disiplin menerapkan protokol kesehatan saat pelaksanaan hajatan,” katanya.

Adanya pelonggaran ini, kata Mas Ony, masyarakat Ngawi diminta untuk lebih maksimal lagi dalam menerapkan protokol kesehatan. Mengingat dalam pelaksanaan hajatan, yang berpotensi terjadinya pertemuan banyak orang. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Dorong Pemenuhan Hak Anak Jadi Indikator Utama Keberhasilan Pembangunan Nasional

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah menjadikan pemenuhan hak anak sebagai indikator utama ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Salurkan Puluhan Alat Bantu bagi Penyandang Disabilitas di Blitar

BLITAR – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menyalurkan 60 unit alat bantu bagi penyandang disabilitas ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Batu Siapkan Aturan Cegah Pengembang Kabur Sebelum Serahkan PSU

DPRD Kota Batu menyusun regulasi baru untuk mencegah pengembang meninggalkan kewajiban penyerahan Prasarana, ...
KRONIK

Pisah Sambut Danlanal Banyuwangi, Bupati Ipuk: TNI AL Mendukung Peningkatan Ekonomi

BANYUWANGI – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi berganti dari Letkol Laut (P) Muhamad Puji ...
KRONIK

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Hasto Kristiyanto Bicara Politik Peradaban

JAKARTA – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto menegaskan komitmen partainya untuk ...
LEGISLATIF

Perampingan OPD, DPRD Magetan Ingatkan Pemkab untuk Belajar dari Kesalahan Masa Lalu

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan memberikan sinyal positif terhadap rencana ...