Kamis
10 September 2026 | 7 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ngawi Berharap tidak ada Lonjakan Covid Pasca Libur Lebaran

pdip-jatim-eksekutif-200521-ony-anwar-a

NGAWI – Bupati Ony Anwar Harsono berharap tidak ada lonjakan kasus covid-19 pasca libur lebaran kemarin. Berdasarkan evaluasi pelaksanaan protokol kesehatan di sejumlah tempat wisata, hasilnya berjalan baik.

Menurut Mas Ony, panggilan Bupati Ngawi, potensi kenaikan jumlah positif covid sangat mungkin terjadi. Sebab sebelum dan setelah lebaran banyak kegiatan yang dilakukan masyarakat.

“Semoga Insyaallah Ngawi tidak ada lonjakan yang signifikan. Kalau meningkat pasti jelas meningkat karena di kegiatan Bulan Ramadan masjid-masjid penuh, lebaran bersilaturahmi, kemudian pariwisata,” ungkap Mas Ony usai mengikuti upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Pendopo Wedya Graha Ngawi, Kamis (20/5/2021).

Dijelaskan Mas Ony, potensi meningkatnya jumlah positif covid setelah lebaran ini tetap terkontrol. “Meningkat tapi tetap terkontrol, tempat-tempat kuratifnya siap, sehingga bisa mengontrol dan menekan. Tidak terjadi lonjakan kasus yang tajam,” jelasnya.

Sementara itu terkait tetap dibukanya tempat wisata selama libur lebaran, dikatakan Bupati yang diusung oleh PDI Perjuangan ini pelaksanaannya telah sesuai dengan prosedur. Seperti aturan pembatasan pengunjung seluruh tempat wisata di Kabupaten Ngawi.

“Tempat wisata di Kabupaten Ngawi pasca libur lebaran ini terpantau sangat baik,” ungkap Mas Ony.

Pembatasan jumlah pengunjung di tempat wisata sejauh ini telah berjalan maksimal. Disebutkan Mas Ony seperti di Srambang Park jumlah kunjungan hanya 500 hingga 600 pengunjung saat akhir pekan.

“Misalkan Srambang Park, maksimal 500 sampai 600 pengunjung di big time Sabtu dan Minggu, pak Wakil Bupati (Dwi Rianto Djatmiko) juga turun langsung memantau di Museum Trinil dan Monumen Soerjo, saya memantau di wilayah atas dan di Tawun,” ujar Bupati Ngawi.

Menurut Mas Ony keberhasilan membatasi jumlah pengunjung di tempat wisata berkat kinerja tim Gugus Covid di tingkat desa dan yang di sekitar tempat wisata. Untuk itu, dikatakan Mas Ony, hal itu patut untuk diapresiasi.

“Ini berarti kerja dari gugus tugas covid di tingkat desa maupun di kawasan wisata ini bekerja dengan baik, kita patut mengapresiasi gugus tugas tingkat desa dan di tempat wisata yang bisa terus berkomitmen untuk menjaga tidak ada kerumunan di tempat wisata,” ungkap Mas Ony. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Tak Menunggu Diminta, PDIP Trenggalek Kirim Air Bersih ke Pelosok Panggul-Munjungan

TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek terus bergerak menembus pelosok desa untuk membantu warga yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Dorong Digital Dashboard Jadi Dasar Kebijakan Transportasi

Fraksi PDIP Jatim mendorong Digital Dashboard diperkuat sebagai instrumen memantau transportasi, mengolah data, dan ...
KRONIK

Anas Karno Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Layani IKD di Pemukiman Warga

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jatirogo

TUBAN – Musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di kawasan barat utara Kabupaten Tuban mendapat ...
EKSEKUTIF

Rijanto Minta Aparat Tak Tunda Laporan Warga Kekurangan di Tengah Kekeringan

Bupati Blitar Rijanto meminta aparat desa dan kecamatan tidak menunda laporan warga yang mulai kekurangan akibat ...
LEGISLATIF

Sensor Air Belum Real-Time, Komisi C Soroti Celah Pencemaran Kali Surabaya Masuk Intake PDAM

SURABAYA – Komisi C DPRD Kota Surabaya menyoroti celah koordinasi dalam penanganan pencemaran Kali Surabaya yang ...