Kamis
29 Oktober 2026 | 6 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ngawi: Aplikasi PeduliLindungi jadi Syarat Kegiatan Wisata

pdip-jatim-bupati-ngawi-021021-ony-anwar-harsono

NGAWI – Turunnya kasus Covid-19 dan status pemberlakuan PPKM di Kabupaten Ngawi membawa angin segar di beberapa aspek kehidupan masyarakat. Bermacam kegiatan masyarakat berangsur mendapatkan kelonggaran.

Seperti pelaksanaan kegiatan sosial kemasyarakatan. Hajatan, resepsi pernikahan sudah diizinkan Pemkab Ngawi. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di ruang kelas pun sudah berangsur digelar. Kendati dalam pelaksanaannya, harus disertai beragam penyesuaian agar tetap aman dari Covid-19.

Demikan halnya sektor kepariwisataan. Pemkab Ngawi segera memulai relaksasi tempat wisata direncanakan pekan depan. “Insyaallah mulai pekan depan relaksasi tempat wisata mulai dilakukan,” katanya kepada awak media, usai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Jumat (1/10/2021).

Bupati Ony menjelaskan, guna memberikan rasa aman dari paparan virus Covid-19, penggunaan aplikasi PeduliLindungi diwajibkan sebagai salah satu prasyarat berkegiatan di objek wisata.

“Aplikasi PeduliLindungi nantinya menjadi semacam tools kegiatan di tempat wisata,” jelas Bupati Ony.

Bupati yang diusung PDI Perjuangan itu juga menjelaskan, sebagai persiapan relaksasi tempat wisata, saat ini Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Ngawi, telah menyosialisasikan penggunaan aplikasi PeduliLindungi kepada pengelola tempat wisata.

“Sesuai dengan arahan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi,” ujarnya.

Masih terkait Aplikasi PeduliLindungi, Bupati Ony mengungkapkan, aplikasi deteksi sebaran covid-19 berdasarkan lokasi pengguna itu nantinya juga akan diberlakukan sebagai syarat masuk tempat hiburan malam di Ngawi.

Namun untuk rencana relaksasi bagi THM, pihaknya menjelaskan, saat ini baru dilakukan sosialisasi Aplikasi PeduliLindungi bagi para pengelolanya.

“Pengelola THM sudah menghadap saya melalui Disparpora untuk minta relaksasi, tapi kita sosialisasikan terlebih dahulu penggunaan aplikasi PeduliLindungi, supaya nanti bisa di-approve Kemenkes,” pungkas Bupati Ony. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Hardini Targetkan Aktivasi Desa Kreatif di 157 Desa Trenggalek

TRENGGALEK – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan VII Jawa Timur, Novita Hardini, menargetkan aktivasi desa kreatif ...
LEGISLATIF

Tekan Pengangguran, Amithya Dorong Pendataan Ketenagakerjaan Menyeluruh di Kota Malang

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang melalui Disnaker ...
KRONIK

PDIP Jatim Buka Ruang Kritik Politik Lewat Kompetisi Stand-Up Comedy

MALANG – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membuka ruang kritik politik melalui kompetisi stand-up comedy “Berani ...
KRONIK

Widarto Serahkan Kajian Hibah Tanah 2,7 Hektare untuk Kejari Jember pada Pansus

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, menyerahkan pemeriksaan status tanah dan kelengkapan dokumen rencana ...
KABAR CABANG

Hari Sumpah Pemuda, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Aksi Resik Sungai Kalimati Muncar

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan aksi resik kali atau ...
EKSEKUTIF

Rijanto Ajak Pemuda Blitar Rawat Persatuan dan Ambil Peran Nyata dalam Pembangunan

Bupati Blitar Rijanto mengajak pemuda merawat persatuan Sumpah Pemuda 1928 dan mengambil peran nyata dalam ...