Rabu
14 Oktober 2026 | 12 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Maryoto: Tidak Bisa Tidak, Guru Harus Pintar IT!

pdip-jatim-210913-maryoto-tes-peg-kontrak

TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung Maryoto Birowo minta seluruh guru di Kabupaten Tulungagung menguasai information technology (IT) di era revolusi industri 4.0. Termasuk tenaga guru yang saat ini tengah mengikuti seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

“Bagi tenaga guru sukarelawan yang sudah berumur dan ikut seleksi PPPK harus pintar IT. Tidak bisa tidak, guru harus pintar IT agar tidak tertinggal,” tandas Maryoto, saat melakukan peninjauan pelaksanaan ujian PPPK hari pertama di SMKN 2 Boyolangu, Senin (13/9/2021).

Menurut dia, guru sekarang harus mau belajar terus. Termasuk belajar teknologi informasi. “Sekarang saja siswa-siswa semua sudah pintar IT. Masak gurunya tidak,” tuturnya.

Selanjutnya, kader PDI Perjuangan ini  berharap dengan pelaksanaan ujian PPPK saat ini akan membuat tenaga guru sukarelawan atau guru honorer di Kabupaten Tulungagung semakin berkurang.

“Kami berharap tenaga guru sukarela terus berkurang. Saat ini pun kami terus mengajukan penambahan tenaga PPPK untuk tahun depan,” ungkap Maryoto.

Dia mengakui tenaga guru sukarelawan di Kabupaten Tulungagung relatif banyak. Masih ada sekitar 1.800 guru SD dan SMP yang belum berstatus ASN, meski nanti ada penambahan tenaga PPPK sebanyak 846 orang.

“Karena itu, kami ingin nanti semua guru sukarelawan habis dan menjadi ASN semua. Seperti tahun 2006 sampai tahun 2009 lalu semua GTT sebanyak 2.118 diangkat sebagai PNS. Kami hafal karena dulu menjabat sebagai Kepala Diknas Kabupaten Tulungagung,” ujar kader PDI Perjuangan ini.

Menurut Maryoto, jumlah peserta ujian PPPK di Kabupaten Tulungagung mencapai sekitar 4.000 orang. Mereka memperebutkan 846 formasi tenaga pendidikan SD dan SMP, serta 426 formasi tenaga pendidikan SMA dan SMK.

Sesuai jadwal, ujian PPPK akan berlangsung sampai Jumat (17/9/2021) dengan dua sesi pagi serta siang. Dan untuk lokasi tempat pelaksanaan ujian di lima sekolah, yakni SMAN 1 Kedungwaru, SMAN 1 Ngunut, SMKN 1 Boyolangu, SMKN 2 Boyolangu dan SMKN 3 Boyolangu.

Pelaksanaan ujian PPPK juga dilakukan dengan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat. Selain tempat ujian setiap saat dilakukan sterilisasi dengan disinfektan, para peserta juga harus menerapkan 5 M. (atu/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu 4.869 Warga

BANYUWANGI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ...
KRONIK

Apresiasi Dedikasi Guru Ngaji, Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan untuk Nenek Suidah

PAMEKASAN – Ketulusan Nenek Suidah (100), guru ngaji sebatang kara asal Dusun Toronan, Desa Larangan Badung, ...
KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...