Jumat
17 April 2026 | 8 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Minta ASN di Banyuwangi Borong Dagangan PKL

pdip-jatim-ipuk-jagoan-tani-060621-1

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meminta para PNS untuk memborong dagangan dari warung kecil, pedagang keliling dan PKL. Selain itu, pemkab juga menyiapkan bantuan untuk para pedagang kecil tersebut.

”Di masa sulit ini harus saling dukung. Rekan-rekan ASN tetap mendapat gaji bulanan dari negara. Maka saatnya membantu pelaku usaha kecil informal. Saya ajak semua PNS terlibat. Satu orang misalnya membeli Rp 50.000 sampai 100.000, tentu bisa hasilkan transaksi yang bisa membantu teman-teman pelaku usaha kecil dan informal. Gerakan ini berjalan mulai hari ini sampai PPKM Darurat selesai,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Jumat (16/07/2021).

Bupati dari PDI Perjuangan ini mengatakan, gerakan belanja di warung warung PKL ini oleh PNS tersebut akan melengkapi bantuan uang tunai kepada ribuan warung kecil dan PKL yang sedang disiapkan.

”kalau bantuan itu pasti, sekrang masih disiapkan administrasi keuangannya dan butuh waktu juga, saya sudah minta dipercepat. Nanti setiap PKL atau warung kecil akan menerima Insyaallah Rp 300.000 per pelaku usaha. Jumlah sasaran ribuan dalam proses finalisasi,” ujar Ipuk.

Perihal gerakan borong dagangan PKL ini, oleh ASN di lingkungan Banyuwangi, Ipuk menjelaskan jika hal tersebut bukanlah suatu paksaan, namun Ipuk berharap para ASN dapat memahami kondisi saat ini dan secara suka rela memborong dagangan PKL.

”Semoga gerakan ini bisa sedikit membantu, saya minta para ASN juga bisa kompak membantu para pelaku usaha kecil informal, sehingga dagangan mereka laku dan bisa semakin menaati aturan jam operasional selama PPKM Darurat ini,” jelasnya.

Kepada petugas yang melakukan monitoring PPKM, Ipuk meminta jika ada yang melanggar aturan PPKM, petugas tidak bertindak arogan dan untuk membuat masyarakat terayomi petugas diminta untuk memberi pemahaman dengan cara yang humanis sembari diberi pemahaman.

”Saya juga meminta kepada Satpol PP untuk selalu humanis dalam setiap monitoring di lapangan. Jangan membentak. Jangan semena-mena. Disapa, diberi salam, diberi senyum,” ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Banyuwangi, Mujiono, menambahkan, gerakan oleh para PNS ini dilakukan pada warung kecil, pedagang keliling, PKL terdekat dari rumah masing-masing. Tentu saja juga harus menaati aturan, seperti harus dibawa pulang (takeaway) dan wajib menaati protokol kesehatan.

”Bahkan, bila memungkinkan, silakan bagikan makanan atau minuman atau barang yang dibeli untuk warga yang membutuhkan. Akan sangat bermanfaat dalam situasi seperti saat ini,” paparnya. (ryo/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...