Sabtu
26 September 2026 | 9 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Fauzi Minta OPD Gunakan Mobil Listrik, Menjaga Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

PDIP-Jatim-Achmad-Fauzi-30102025

SUMENEP – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa isu perubahan iklim bukan sekadar wacana global, melainkan tanggung jawab nyata pemerintah daerah yang harus dijawab melalui kebijakan konkret dan terukur.

Menurut Fauzi, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep wajib menjadikan stabilitas lingkungan sebagai indikator penting dalam menilai kinerja dan perencanaan pembangunan.

“Perubahan iklim bukan isu elitis. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat, mulai dari cuaca ekstrem hingga ancaman ekologis. Karena itu, pemerintah daerah tidak boleh hanya bicara, tetapi harus bertindak,” ujar Fauzi, Senin (2/2/2026).

Ia menjelaskan, Pemkab Sumenep kini secara bertahap mengalihkan penggunaan kendaraan dinas berbasis energi listrik, baik mobil maupun sepeda motor. Kebijakan tersebut bukan simbol seremonial, melainkan pesan politik dan birokrasi bahwa perubahan harus dimulai dari dalam pemerintahan.

“Kami sengaja memulai dari kendaraan dinas. Pemerintah harus memberi contoh lebih dulu. Transisi energi tidak akan berhasil jika hanya dibebankan kepada masyarakat,” jelasnya.

Fauzi juga menegaskan, dirinya sehari-hari menggunakan mobil dinas listrik dalam aktivitas kedinasan. Ia menegaskan, efisiensi energi merupakan salah satu manfaat kebijakan tersebut. Yang lebih penting adalah perubahan paradigma pembangunan.

“Pembangunan tidak boleh lagi mengabaikan lingkungan. Kendaraan listrik adalah pintu masuk untuk mengubah cara pandang OPD terhadap transportasi, energi, dan masa depan daerah,” terangnya.

Fauzi juga mendorong penggunaan sepeda motor listrik di tengah masyarakat sebagai alternatif transportasi ramah lingkungan. Langkah ini diharapkan mampu menekan emisi gas buang sekaligus membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya energi berkelanjutan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga mengungkapkan, keberhasilan kebijakan lingkungan tidak bisa berjalan sepihak. Sinergi antara OPD dan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan ekosistem.

“Menjaga lingkungan harus menjadi gerakan bersama. Jika pemerintah dan masyarakat berjalan searah, saya yakin Sumenep bisa tumbuh secara ekonomi tanpa kehilangan keseimbangan ekologisnya,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Amithya Desak Korban Kekerasan di Sekolah Dapat Trauma Healing dan Pendampingan Intensif

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ajak Santri Warisi Semangat Resolusi Jihad dan Terapkan dalam Kehidupan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menitipkan pesan kepada para santri agar terus mewarisi semangat ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Hormati Wafatnya Guruh Soekarnoputra

MAGETAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus ...
KRONIK

Kenangan Didik Nurhadi Bersama Guruh Soekarnoputra: Pesan PIP hingga Tolak Politik Uang

Didik Nurhadi mengenang kedekatannya dengan Guruh Soekarnoputra sejak 2014 sebagai Ketua BAGUS. Ia mengingat pesan ...
KRONIK

Geger Benda Purbakala Hilang, DPRD Sebut Jember Darurat Cagar Budaya

JEMBER – Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Jember. Ketua Komisi B DPRD ...
LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...