SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, meminta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk bisa mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ASN Ber-AKHLAK sehingga menambah daya dorong pemerintah daerah mewujudkan kemajuan birokrasi.
Hal itu disampaikan Bupati Fauzi saat membuka orientasi kurikulum nilai dan etika instansi untuk ratusan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep di SKD Batuan, Selasa (21/5/2024).
“PPPK ini perannya harus berefek positif dalam memberikan kontribusi nyata pada kemajuan birokrasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Bupati Fauzi.
Kegiatan orientasi yang dilaksanakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep itu untuk pengenalan fungsi dan tugas, nilai dan etika, serta pemahaman dan penyediaan informasi kepada PPPK.
“Kami mengharapkan orientasi ini mampu menjadikan aparatur yang disiplin dan kompetitif melalui penerapan nilai-nilai dasar, yaitu berakhlak, berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyalitas, adaptif dan kolaboratif,” jelasnya.
Selain itu, Bupati Fauzi juga menginginkan para PPPK terus menunjukkan komitmen dengan menjalin komunikasi dan kerja sama. “Yang jelas, komitmen dan kerjasama yang solid tersebut dalam rangka menyukseskan program visi-misi bupati dan wakil bupati untuk membangun Kabupaten Sumenep,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.
Sementara itu, Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, menyatakan bahwa peserta orientasi PPPK sebanyak 274 orang, tetapi yang mengikuti 273 orang karena satu orang meninggal dunia.
“Peserta orientasi ini rinciannya 183 orang tenaga pendidikan, 41 orang tenaga kesehatan, dan 49 orang tenaga teknis, yang pelaksanaannya selama tiga hari terbagi menjadi satu angkatan mulai 20 hingga 22 Mei 2024,” tandasnya. ()
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS