Jumat
30 Oktober 2026 | 6 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Buka Musrenbang RKPD 2026, Bupati Ipuk Tekankan Penguatan Ekonomi Inklusi

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-18032025

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, membuka musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 di Pendopo Kabupaten, Senin (17/3/2025).

Dalam kesempatan itu, Ipuk menyampaikan, arah pembangunan Banyuwangi di tahun 2026 berfokus pada penguatan ekonomi masyarakat. Hal itu sebagai upaya mengakselerasi penurunan kemiskinan di daerah.

“Kita akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui berbagai program yang bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat, termasuk kelompok marginal. Dengan meningkatnya pendapatan warga, harapannya bisa mempercepat penurunan kemiskinan,” ujar Ipuk.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Ipuk membeber 9 prioritas program yang akan dijalankan di 2026. Mulai peningkatan produksi pangan, peningkatan nilai tambah produk UMKM, perluasan pasar sektor pertanian dan pariwisata, serta peningkatan serapan tenaga kerja pada sektor UMKM dan pariwisata.

“Untuk peningkatan produksi pangan, Banyuwangi berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk pengembangan sejumlah komoditas pangan pokok, di antaranya beras biofortifikasi,” jelasnya.

“Pengembangan komoditas ini dilakukan dengan melibatkan ratusan petani sehingga diharapkan bisa mengerek perekonomian mereka,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.

Sedangkan untuk perluasan pasar sektor pariwisata dan pertanian, digenjot melalui skema kerjasama antardaerah.

“Misalnya, saat ini Banyuwangi bersama Kabupaten Buleleng dan Jembrana membuat paket-paket wisata yang menawarkan potensi pariwisata di tiga daerah,” tutur Ipuk.

Selain 9 program prioritas, Ipuk juga menegaskan untuk melakukan percepatan pembangunan infrastruktur dan pelestarian lingkungan, perlindungan sosial adaptif dan pemberdayaan masyarakat miskin dan rentan, penguatan pendidikan yang berdaya saing, peningkatan akses kesehatan dan pola hidup sehat, serta reformasi birokrasi.

Ia juga mengungkapkan, reformasi birokrasi didorong melalui percepatan digitalisasi layanan publik hingga ke desa-desa sehingga lebih efektif dan efisien. Percepatan pemerataan infrastruktur juga dilakukan untuk memperlancar distribusi barang dan jasa pada titik-titik pusat ekonomi.

Sementara untuk penguatan pendidikan, lanjut Ipuk, pemkab membuka program beasiswa bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu. Itu memberikan kesempatan yang sama bagi mereka untuk mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi.

“Dengan pendidikan yang tinggi harapannya mereka bisa mendapatkan pendapatan yang lebih layak. Sehingga bisa mengentaskan keluarganya dari jurang kemiskinan,” urai Ipuk.

Musrenbang RKPD 2026 diikuti secara luring maupun daring oleh seluruh jajaran OPD, kepala desa, lurah, dan camat se-Banyuwangi.

Turut hadir Asisten Administrasi Umum Provinsi Jatim, Akhmad Jazuli, Kepala bakorwil V Choirul Anwar, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Manajer PT PLN Banyuwangi, pimpinan perbankan/perguruan tinggi, tokoh lintas agama, budayawan, hingga pimpinan organisasi masyarakat.

Ipuk berpesan agar musyawarah tersebut dapat menghasilkan solusi terbaik untuk menyikapi berbagai isu penting nasional maupun provinsi.

“Para camat harus bisa memilih mana yang terpenting karena tidak semua usulan bisa kita terima mengingat kemampuan fiskal daerah yang terbatas,” pesannya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sonny Salurkan 37 Alsintan pada 36 Kelompok Tani Bondowoso

BONDOWOSO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyerahkan bantuan 37 unit alat dan mesin pertanian ...
KRONIK

Peringati Sumpah Pemuda, Aktivis Repdem Jatim Bersihkan Sampah Gunung Penanggungan

Lebih dari 100 aktivis Repdem PDI Perjuangan Jatim membersihkan sampah di Puncak Bayangan Gunung Penanggungan dalam ...
KRONIK

HGU PT Makarti Dipersoalkan Warga Karangsari, Sonny: Banyak Opsi untuk Aksi

BANYUWANGI – Persoalan Hak Guna Usaha (HGU) PT Makarti mencuat dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang ...
LEGISLATIF

Lewat GCC, Novita Hardini Dorong Kesadaran Warga Kelola Sampah dari Rumah

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong masyarakat membangun kebiasaan memilah dan ...
LEGISLATIF

Gus Falah Minta Pengedar Narkoba Diproses Maksimal, Soroti Bahaya Penyalahgunaan Vape

LAMONGAN – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah, meminta aparat kepolisian memproses hukum ...
LEGISLATIF

Hari Yulianto: Anggaran Rp300 Juta Tak Cukup Tanpa Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah

Hari Yulianto menegaskan kesadaran masyarakat menjadi kunci mengatasi sampah. Rencana BKK Rp300 juta Sidoarjo pada ...