Minggu
19 April 2026 | 5 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bertemu Suratun Nasikhah, Masyarakat Tawangsari Garum Sampaikan Aspirasi Ini

pdip-jatim-260120-reses-di-tawangsari-1

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar, Suratun Nasikhah, melaksanakan reses masa sidang ke-2 di Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Garum, pada Sabtu (17/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat dari berbagai lapisan.

Reses tersebut dihadiri seluruh elemen masyarakat yang memanfaatkan forum dialog untuk menyampaikan kebutuhan dan persoalan di lingkungan masing-masing. Sejumlah aspirasi yang mengemuka di antaranya pemberdayaan usaha kecil menengah (UKM), perbaikan infrastruktur jalan, hingga penguatan program sosial dan pendidikan.

Suratun Nasikhah menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat, khususnya terkait ekonomi kerakyatan, menjadi perhatian serius. “Pemberdayaan UKM ini penting, karena menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Jika UKM kuat, maka ekonomi warga juga akan ikut tumbuh,” ujar Suratun Nasikhah dalam keterangannya, Selasa (20/1/2026).

Terkait infrastruktur, warga menyoroti masih adanya beberapa ruas jalan yang belum tertangani. Namun demikian, Suratun menjelaskan bahwa pada tahun ini sudah banyak usulan warga yang mulai direalisasikan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum.

“Alhamdulillah, beberapa usulan perbaikan jalan sudah dikerjakan, seperti di Tawangrejo Kelurahan Tawangsari, Desa Karangrejo, hingga Dusun Sugihan Desa Pojok. Ini bukti bahwa aspirasi warga benar-benar kami perjuangkan,” ungkapnya.

Selain infrastruktur dan ekonomi, masyarakat juga mengusulkan sosialisasi kebencanaan, rehabilitasi gedung TK dan SD yang rusak, sosialisasi pencegahan penyakit, keamanan pangan, serta pelatihan bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) guna menunjang potensi lokal.

Menanggapi hal demikian, Suratun menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi tersebut sesuai kewenangan DPRD. “Semua masukan ini akan kami catat dan kami bawa ke pembahasan lebih lanjut. Reses adalah jembatan antara masyarakat dan pemerintah agar kebijakan benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, kegiatan reses juga ditandai dengan penyerahan simbolis hibah kepada empat kelompok kepemudaan di Kecamatan Garum, masing-masing sebesar Rp10 juta per kelompok.

Hibah tersebut diketahui telah dicairkan pada Desember 2025. Secara keseluruhan, terdapat delapan kelompok kepemudaan yang telah menerima hibah, terdiri dari empat kelompok di Kecamatan Garum dan empat kelompok di Kecamatan Gandusari.

Perempuan yang duduk di Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar ini berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kegiatan positif kepemudaan.

“Saya berharap hibah ini benar-benar digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat dan produktif, sehingga pemuda bisa menjadi motor penggerak pembangunan di wilayahnya,” pungkasnya.

Kegiatan reses berlangsung lancar, tertib, dan penuh antusiasme, mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi demi kemajuan Kabupaten Blitar. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...
KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...
RUANG MERAH

Setelah Persamuhan di Bandung, 71 Tahun Silam…

Oleh Eri Irawan* SETELAH persamuhan di Bandung, 71 tahun silam, dunia tidak banyak berubah. Perang Dingin memang ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Ajak Laki-laki Evaluasi Diri dan Tekan Ego Patriarki demi Kesetaraan

Bupati Trenggalek Mas Ipin ajak laki-laki evaluasi diri dan tekan ego patriarki dalam perjuangan kesetaraan gender ...