Minggu
19 April 2026 | 9 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Berbagai Karya Inovasi Teknolongi Karya Pelajar Banyuwangi Tampil di Peringatan Hardiknas

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-02052025.

BANYUWANGI – Penerapan pendidikan berbasis kreativitas di Banyuwangi menjadikan para pelajar mengembangkan hobi dan kreativitasnya. Seperti yang terlihat dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Jumat (2/5/2025).

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bekerjasama dengan Profesor Yohanes Surya, memberikan pelatihan dan pengajaran sains kepada guru dan anak-anak Banyuwangi melalui program Smart Gasing.

Hasilnya banyak pelajar Banyuwangi menciptakan karya inovasi teknolongi. Seperti karya Farras Setyo Akbar, siswa kelas 8 SMPN 1 Banyuwangi.

Terinspirasi dari film bertema rumah futuristik, Farras membuat perangkat smart home berbasis suara.

“Selain untuk kenyamanan, alat ini juga dilengkapi sensor pendeteksi gempa dan kebakaran. Jadi bisa sekaligus untuk keselamatan rumah,” ujarnya.

Sistem ini juga dilengkapi fitur timer dan mampu dikendalikan jarak jauh lewat smartphone karena telah berbasis Internet of Things (IoT).

“Perangkat ini bisa mengendalikan kipas angin, AC, lampu, bahkan membuka pintu dan garasi secara otomatis hanya dengan perintah suara melalui Google Voice,” jelas Farras.

Melalui kegiatan ekstrakurikuler robotika di sekolahnya, Farras mempelajari bahasa pemrograman dan berhasil merancang prototipe smart home ini hanya dalam dua minggu.

Inovasi lain datang dari Rayhan Dwi, siswa kelas 11 jurusan Teknik Elektronika SMKN 1 Glagah, yang memamerkan mesin 2D printing berbasis laser. Mesin ini mampu memotong dan membentuk desain custom berbahan akrilik dan triplek dalam waktu kurang dari 10 menit.

“Akurasi mesinnya mencapai 95 persen. Jadi, sangat bisa diandalkan untuk produksi benda seperti plakat, gantungan kunci, dan piala,” ujar Rayhan.

Ada pula karya siswa dari SMKN 1 Banyuwangi yang menampilkan Mesin Pencacah Pakan Ternak, Kompor Berbahan Bakar Oli Bekas, hingga Mesin Penggilingan. Beberapa di antaranya bahkan telah dijual dan dimanfaatkan langsung oleh masyarakat sekitar.

Bupati Ipuk mengatakan, pendidikan di Banyuwangi tidak semata-mata menitikberatkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter, kreativitas dan inovasi siswa.

“Alhamdulilah, anak-anak Banyuwangi mampu bekreativitas dan menciptakan karya-karya yang unik dan menarik. Selain itu, banyak siswa Banyuwangi meraih prestasi internasional,” ujar Ipuk.

“Sesuai arahan bapak presiden, pendidikan bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, tapi juga karakter dan kreativitas. Anak-anak harus didorong untuk berani mencari tahu dan belajar dari lingkungannya,” tambahnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menekankan pentingnya peran bersama dalam membangun sistem pendidikan yang berpihak pada murid. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...