Jumat
15 Mei 2026 | 9 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Begini, Cara Surabaya Laksanakan PTM Aman bagi Siswa

pdip-jatim-211013-eri-cahyadi

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi memaparkan rangkaian tahapan dalam menjamin keamanan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk anak-anak di Kota Surabaya.

Hal itu dia kemukakan ketika menjadi narasumber dalam talkshow bertajuk Pembelajaran Tatap Muka Secara Aman untuk Setiap Anak di Kota Surabaya, Selasa (12/10/2021).
Talkshow bersama UNICEF tersebut digelar secara virtual.

Dalam menjamin keamanan terselenggaranya PTM, Eri mengatakan ada sejumlah tahapan yang harus dilakukan. Mulai dari vaksinasi untuk guru dan tenaga pengajar, vaksinasi anak, meminta surat persetujuan orangtua, hingga pembentukan Tim Siswa Satgas Sekolah. ‘

“Kita sudah melakukan tahapan-tahapan yang disesuaikan dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri). Ada asesmen yang kita lakukan, di mana pemerintah meyakinkan keamanan anak-anak kita saat berada di lingkungan sekolah,” kata Eri.

Eri memastikan, tahapan yang dilakukan adalah bentuk tanggung jawab Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk meyakinkan masyarakat, terutama wali murid.

“Sebagai pemerintah kita meyakinkan orangtua, bahwa semua perangkat sekolah sudah divaksin. Kemudian vaksinasi untuk anak di tingkat SD dan SMP juga terus dijalankan,” ujar Eri.

Tiap sekolah memiliki satgas anak

Sebelum pelaksanaan PTM, Pemkot Surabaya telah membentuk Tim Siswa Satgas Sekolah yang bertugas melakukan pemantauan penerapan protokol kesehatan (prokes) di lingkungan sekolah.

Setiap sekolah memiliki satgas anak. Mereka diberi rompi sebagai penanda.

Satgas anak bertugas memantau penerapan prokes di sekolah, menegur hingga melarang warga sekolah yang mengabaikan prokes.

“Itu saya bangga betul terhadap anak-anak, bisa menjadi satgas untuk saling mengingatkan temannya,” kata Eri.

Eri juga meyakinkan kepada orangtua, sejauh ini tidak ada klaster sekolah. Ia menjelaskan, apabila terdapat anak yang terpapar Covid-19, hal itu bisa dipastikan bila sekolah bukan menjadi satu-satunya tempat penularan Covid-19.

“Lalu bila ada anak yang terpapar, sebetulnya dia juga bisa jadi tidak terpapar di sekolah. Tapi terpapar di luar sekolah. Ini harus disampaikan bahwa penularan Covid-19 tidak mesti dari lingkungan sekolah, bisa saja kena di tempat lain,” ujar Eri.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan UNICEF Surabaya Ermi Ndoen mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya untuk membuat suasana PTM di masa pandemi yang aman untuk anak.

“UNICEF sangat mengapresiasi langkah-langkah Pak Eri. Kota Surabaya juga menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang memiliki Satgas anak untuk pemantauan Covid-19 di sekolah, ini merupakan langkah dari partisipasi anak, sehingga anak berpartisipasi dalam pemantauan sekolah yang sehat dan aman,” kata Ermi Ndoen.

Menurutnya, Kota Surabaya sudah melakukan pemantauan secara rutin. Salah satunya mengikuti Asesmen Nasional.

Hal ini membuktikan bahwa semua kriteria yang diminta oleh kementerian bisa terpenuhi dalam melaksanakan kegiatan PTM dan mengapresiasi Kota Surabaya dalam cakupan vaksinasi untuk tenaga pendidik.

“Tadi disampaikan Pak Wali Kota, bahwa tenaga pendidik sudah 100 persen (divaksin). Surabaya juga membantu wilayah aglomerasi untuk mempercepat vaksinasi. Itu akan mempercepat kesiapan PTM di Kota Surabaya,” kata Ermi.

“Hal-hal itu memberikan keyakinan dan kepercayaan kepada orang tua, bahwa pemerintah siap menjamin adanya PTM terbatas ini,” imbuh dia.

Selain itu, UNICEF juga bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan, untuk mengembangkan dashboard menggunakan sistem WhatsApp. Nantinya pengawasan tersebut juga bisa dilakukan oleh masyarakat.

“Bisa secara aktif memantau kesiapan pelaksanaan PTM ini dengan menghubungi 08115009000 dengan kata kunci 3M dan akan langsung muncul serangkaian pertanyaan,” kata dia.

Warga Surabaya diharapkan bisa turut andil dalam pemantauan. “Fungsi dari pengawasan ini, Pak Eri dan masyarakat bisa langsung tahu kelurahan dan sekolah mana saja yang patuh dalam menjalankan prokes. Harapan kami warga Surabaya bisa berpartisipasi menggunakan nomor ini,” tuturnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Tulungagung Bakal Tingkatkan Pengawasan terhadap Tata Kelola Daerah

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung berkomitmen meningkatkan fungsi ...
KABAR CABANG

PAC PDIP Prajuritkulon Genjot Konsolidasi hingga Anak Ranting, Target Rampung Mei 2026

PAC PDI Perjuangan Prajuritkulon menggencarkan konsolidasi hingga anak ranting untuk memperkuat soliditas kader di ...
LEGISLATIF

Kembalikan Citra Kota Malang sebagai Kota Bunga, Eko Herdiyanto Dorong Penguatan Ruang Hijau di Perbatasan

Eko Herdiyanto mendorong penguatan ruang hijau di perbatasan demi mengembalikan citra Kota Malang sebagai Kota ...
KABAR CABANG

Ditinggal Berjualan, Dapur Mbah Rupini Terbakar, PAC Paron Salurkan Bantuan

  NGAWI – Sebuah bangunan dapur milik Rupini, warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, terbakar pada ...
KRONIK

Grisa Job Fair, Pemkab Ngawi Sinergikan Bidang Pendidikan dengan Industri

NGAWI – Halaman SMK PGRI 1 Ngawi dipadati pencari kerja dalam gelaran Grisa Job Fair 2026, Rabu (13/5/2026). Tidak ...
KABAR CABANG

Suratun Nasikhah Minta Minimal Satu Kader Muda Masuk Calon Pengurus Ranting PDIP

Suratun Nasikhah meminta minimal satu kader muda masuk komposisi calon pengurus ranting PDIP di tingkat desa. ...