Kamis
16 April 2026 | 8 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Begini, Cara Gus Ipin Wujudkan Target Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi hingga 8%

pdip-jatim-241107-debat-trenggalek

TRENGGALEK – Calon Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin-Syah Mohammad Natanegara menjalani debat publik Pilkada Trenggalek 2024, Rabu (6/11/2024).

Karena hanya calon tunggal, KPU Trenggalek memberikan panggung kepada Mas Ipin-Syah untuk menyampaikan visi misi serta menjawab pertanyaan yang telah disiapkan panelis.

Salah satu fokus visi misi Gus Ipin yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek tersebut adalah peningkatan pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

Untuk mewujudkan target itu salah satu tantangannya adalah perlambatan ekonomi yang disebabkan oleh inflasi.

“Sudah 7 bulan ini kita telah mengalami perlambatan ekonomi. Nah, maka bagimana caranya, salah satunya mendorong daya beli. Makanya hari ini simbolnya ini kopiah dari Pak Sobirin toko di Pasar Pon, ini bajunya yang jahit Mbak Selly, celananya ini dari Pak Nur yang jahit di Surodakan, terus kemudian sepatunya juga dari teman-teman,” kata Gus Ipin.

Penguatan terhadap UMKM lokal dinilai akan membantu memperkokoh perekonomian lokal.

Gus Ipin juga akan mengoptimalkan potensi lokal dalam program makan siang bergizi yang dicanangkan Presiden Prabowo. Ia berharap penyediaan makan siang bergizi tersebut memanfaatkan bahan pangan lokal.

“Semoga tidak perlu lagi harus impor, kita pakai bahan pangan lokal. Kemudian jika ada nanti proyek perumahan rakyat, sektor konstruksi juga nanti akan menyerap tenaga kerja lokal cukup besar,” imbuhnya.

Mas Ipin menambahkan, sektor pariwisata akan menjadi etalase ekonomi Trenggalek yang perlu didorong dan dioptimalkan, karena melihatkan banyak pekerja dan pelaku ekonomi lainnya.

“Mulai biro jasa transportasi, ekraf, kemudian UMKM dan lain sebagainya,” ujar Gus Ipin.

Dari data statistik investasi yang masuk ke Trenggalek dan paling besar menciptakan lapangan pekerjaan, sebutnya, adalah sektor industri, kedua sektor perdagangan dan yang ketiga sektor pariwisata sebesar 11,6 persen.

“Industri dan perdagangan ini ya industri dari hasil-hasil olahan pertanian perikanan dan segala macam dan statusnya mereka ya mikro kecil menengah itu. Jadi ekonominya harus bisa tumbuh merata,” paparnya. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...