Senin
20 April 2026 | 12 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Basarah: Pancasila Tak Bertentangan dengan Ajaran Islam

pdip-jatim-basarah-280421-1

JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah menegaskan, Pancasila tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Menurut Basarah, Pancasila sesungguhnya hasil kesepakatan dan persetujuan ijtihad para alim ulama pendiri bangsa.

Basarah menyatakan jika ada yang kelompok yang menyebut Pancasila sebagai produk tagut, kafir dan bertentangan dengan ajaran Islam, maka sesungguhnya terjadi penistaan terhadap ijtihad para alim ulama.

“Para alim ulama yang menurut saya keulamaannya, pengetahuan keilmuannya tentang Islam tentu sangat dalam, mau menerima Pancasila sebagai dasar negara Indonesia merdeka. Pancasila itu bukan nilai yang bertentangan dengan ajaran Islam,” kata Basarah, Selasa (27/4/2021).

Sebelumnya, Basarah telah menyampaikan hal itu saat diskusi Empat Pilar MPR bertajuk “Menangkal Penyusupan Paham Ekstremisme di Kalangan Kaum Muda” di gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (26/4/2021).

Wakil rakyat dari dapil Malang Raya ini pun menyoroti keterlibatan generasi muda dalam aksi bom bunuh diri. Menurutnya, kaum muda memang rentan dipengaruhi untuk melancarkan aksi teror, karena umumnya memiliki jiwa militan yang sangat kuat.

Basarah menambahkan, anak-anak muda itu ditanamkan keyakinan bahwa semua yang dari Barat adalah kafir dan tagut, termasuk soal demokrasi dan Pancasila. Basarah menuturkan selama kurun 2000-2020, tercatat 553 serangan teror di wilayah NKRI.

Artinya, rata-rata setiap bulan terjadi dua kali aksi teror dalam dua puluh tahun terakhir.

Dari jumlah tersebut, Basarah menyatakan, beberapa pelakunya tergolong masih muda. Mulai dari Nana Ikhwan Maulana (20 tahun), pelaku bom bunuh diri di hotel Ritz-Carlton pada 2009 hingga Zakiah Aini (26 tahun) pelaku teror di Mabes Polri pada 2021.

Dia pun mengutip pernyataan mantan pelaku bom Bali, Ali Imron dalam sebuah diskusi di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ali Imron hanya membutuhkan waktu dua jam untuk mengubah seseorang menjadi teroris. Namun, menyadarkan teroris membutuhkan waktu yang sangat lama.

“Inilah salah satu alasan mengapa banyak generasi milenial terpapar radikalisme,” kata Basarah.

Sementara itu Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan, dahulu aksi ekstremisme didorong oleh faktor ekonomi dan kesejahteraan.

Kini, menurut Mu’ti alasan tersebut sudah bergeser menjadi persoalan ideologi, demokrasi dan politik. Keterlibatan generasi milenial dalam aksi ekstremisme, lanjut Mu’ti, karena pada usia muda mereka tengah mencari identitas dan jati diri.

Apabila tidak mendapat bimbingan yang benar, maka generasi muda akan mudah terbawa arus yang mempengaruhi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Megawati Soroti Krisis Geopolitik Dunia, Tegaskan Relevansi Dasa Sila Bandung

Megawati Soekarnoputri menegaskan relevansi Dasa Sila Bandung di tengah krisis geopolitik global serta mendorong ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Tulungagung Sukses, 30 Persen Pengurus Diisi Gen Z dan Perempuan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung sukses melaksanakan Musyawarah Anak ...
KRONIK

Dua Legislator Perempuan PDIP Jombang Ini Perkuat Pendidikan Keluarga dan Literasi Digital di Wonosalam

JOMBANG – Anggota Komisi IV DPR RI, Sadarestuwati, dan anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, ...
KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...