MADIUN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Banyu Biru Djarot menyerahkan bantuan puluhan alat pertanian kepada kelompok petani di Kabupaten Madiun, Kamis (11/12/2025).
Kegiatan ini merupakan program penyaluran bantuan dari Kementerian UMKM melalui Bank Himbara yang ditunjuk dalam hal ini Bank Rakyat Indonesia (BRI). Program ini untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kesejahteraan para petani lokal.
Alat pertanian yang disalurkan kepada petani mulai dari traktor, cultivator, hand sprayer, hingga mesin pemotong rumput.
“Di saat Ilahi menjadikan saya alat-Nya untuk meneruskan kebaikan, di detik inilah saya bersyukur. Hidup yang bermanfaat adalah tujuan saya berjuang di jalur wakil rakyat, dan meneruskan bantuan kepada para petani adalah salah satu hari dimana saya sangat bersyukur,” ujar Banyu Biru dalam keterangannya kepada media ini, Jumat (12/12/2025).
Legislator dari Dapil Jatim VIII itu menyebut, kolaborasi dengan BRI menegaskan pentingnya sinergi antara legislator, perbankan, dan masyarakat untuk menciptakan dampak nyata.
“Bayarlah kebaikan ke depan, agar kebaikan itu menjadi siklus hidupmu. Pay it forward. Bergerak, berdampak, bersyukur,” ucap putra politisi senior Eros Djarot tersebut.
Dalam kesempatan itu Banyu Biru Djarot juga menekankan bahwa para petani adalah soko guru ekonomi Indonesia.
“Melengkapi peralatan kerja mereka adalah jalan perjuangan Marhaenisme yang saya tempuh. Semoga para wong cilik, para petani ini, setelah memiliki lahan dan alat produksi sendiri, kemakmurannya dimiliki langsung oleh mereka. Inilah perjuangan berdikari saya dalam ajaran Trisakti Bung Karno. Merdeka!” pungkasnya.
Selain sektor pertanian, dia juga bakal melanjutkan penyaluran bantuan kepada kelompok UMKM di seluruh kabupaten dan kota di Dapil Jatim VIII. Hal ini dilakukan untuk mendukung penguatan ekonomi lokal secara merata.
Program ini menjadi bukti kehadiran legislator dekat dengan masyarakat, mendengar kebutuhan mereka, dan memberikan solusi nyata untuk
kemandirian ekonomi berkelanjutan di Jawa Timur
Sementara itu, kelompok tani menyambut antusias bantuan yang diberikan.
Menurut mereka, bantuan itu sangat berarti karena bisa meningkatkan hasil panen dan mengurangi biaya operasional. (yos/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









