Sabtu
02 Mei 2026 | 8 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyak Box Culvert Dipasang Asal-asalan, Baktiono: Proyek Seperti Itu Harus Dibongkar

pdip-jatim-baktiono-240221

SURABAYA – Komisi C DPRD Kota Surabaya minta pemerintah kota membongkar box culvert atau gorong-gorong yang pengerjaannya asal-asalan atau tidak sesuai spek.

Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Baktiono di Surabaya mengatakan, pihaknya memperhatikan banyak proyek box culvert yang dikerjakan asal-asalan sehingga bisa membahayakan warga dan pengguna jalan.

“Proyek seperti itu harus dibongkar, jika perlu pemkot panggil kontraktornya,” kata Baktiono di Surabaya, Sabtu (9/7/2022).

Dia menjelaskan, jika box culvert dikerjakan dengan benar atau sesuai spek maka kemiringan beton box culvert bisa disesuaikan. Kemiringan pemasangan box culvert penting karena menunjukkan arah air yang mengalir akan diarahkan ke kanan atau kiri.

“Kalau arahnya ke kanan, ya, harus miring ke kanan berapa derajat, kalau salah kemiringannya maka aliran air di dalam box culvert akan meluber keluar dan mengakibatkan banjir di sekitar proyek. Kasihan kan warga sekitarnya,” paparnya.

Legislator yang juga Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini menambahkan, saat ini ada penambahan anggaran di Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya sebesar Rp 40 miliar, untuk mengatasi banjir. Termasuk pembangunan box culvert.

Untuk itu, lanjut dia, box culvert harus segera dipasang utamanya di kawasan yang pada saat terjadi genangan air saat hujan surutnya lama.

“Box culvert berfungsi untuk menampung air dan mengalirkannya ke arah laut. Terpenting saat pengerjaan, di bawah box culvert harus dilubang-lubangi, untuk meresap air yang masuk ke tanah,” terang Baktiono.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji sebelumnya mengatakan, pembangunan paving dan box culvert atau saluran air di wilayah perkampungan di kota tersebut harus memenuhi aspek keadilan dan merata.

Pihaknya tidak ingin ada perkampungan di Surabaya yang tidak tersentuh pembangunan. Dia mencontohkan di Kampung Buntaran Utara, Kelurahan Manukan Wetan, Kecamatan Tandes, Surabaya, yang hampir 20 tahun tidak tersentuh pembangunan.

“Tapi, saat ini warga Kampung Buntaran Utara lega, karena pembangunan paving dan saluran air sedang dikerjakan Pemkot Surabaya,” beber Armuji. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sonny Tinjau Pantai Bimo Banyuwangi, Soroti Sampah Pesisir dan Dorong Wisata Fishing Center

BANYUWANGI – Anggota DPR RI Komisi IV, Sonny T. Danaparamita, melakukan kunjungan serap aspirasi ke kawasan pesisir ...
LEGISLATIF

Untari Dorong Kejar Paket A, B, C untuk Tingkatkan Lama Sekolah di Jatim

Sri Untari dorong program kejar paket A, B, C untuk tingkatkan lama sekolah di Jawa Timur yang masih 13,44 tahun. ...
EKSEKUTIF

Bupati Rijanto Apresiasi Peran Pesantren Al Ma’arif Udanawu Cetak Generasi Berkarakter

Bupati Blitar Rijanto apresiasi MA Ma’arif Udanawu dan Ponpes Al Ma’arif dalam mencetak generasi berkarakter dan ...
HEADLINE

Hardiknas 2026, Deni Wicaksono Soroti Ketimpangan Pendidikan dan Tantangan Digital di Jatim

Deni Wicaksono soroti ketimpangan pendidikan dan tantangan digital di Jawa Timur pada Hardiknas 2026. SURABAYA — ...
KABAR CABANG

Dialog Dengan KPU, DPC Tulungagung Tekankan Pendidikan Demokrasi bagi Gen Z dan Pemilu Bersih

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menekan pentingnya pendidikan ...
LEGISLATIF

Hardiknas 2026, Untari Tegaskan Pendidikan Harus Lahirkan Generasi Peka Masalah Sosial

Sri Untari tegaskan pendidikan harus lahirkan generasi peka sosial di Hardiknas 2026, bukan sekadar unggul ...