Jumat
07 Agustus 2026 | 12 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyak Box Culvert Dipasang Asal-asalan, Baktiono: Proyek Seperti Itu Harus Dibongkar

pdip-jatim-baktiono-240221

SURABAYA – Komisi C DPRD Kota Surabaya minta pemerintah kota membongkar box culvert atau gorong-gorong yang pengerjaannya asal-asalan atau tidak sesuai spek.

Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Baktiono di Surabaya mengatakan, pihaknya memperhatikan banyak proyek box culvert yang dikerjakan asal-asalan sehingga bisa membahayakan warga dan pengguna jalan.

“Proyek seperti itu harus dibongkar, jika perlu pemkot panggil kontraktornya,” kata Baktiono di Surabaya, Sabtu (9/7/2022).

Dia menjelaskan, jika box culvert dikerjakan dengan benar atau sesuai spek maka kemiringan beton box culvert bisa disesuaikan. Kemiringan pemasangan box culvert penting karena menunjukkan arah air yang mengalir akan diarahkan ke kanan atau kiri.

“Kalau arahnya ke kanan, ya, harus miring ke kanan berapa derajat, kalau salah kemiringannya maka aliran air di dalam box culvert akan meluber keluar dan mengakibatkan banjir di sekitar proyek. Kasihan kan warga sekitarnya,” paparnya.

Legislator yang juga Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini menambahkan, saat ini ada penambahan anggaran di Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya sebesar Rp 40 miliar, untuk mengatasi banjir. Termasuk pembangunan box culvert.

Untuk itu, lanjut dia, box culvert harus segera dipasang utamanya di kawasan yang pada saat terjadi genangan air saat hujan surutnya lama.

“Box culvert berfungsi untuk menampung air dan mengalirkannya ke arah laut. Terpenting saat pengerjaan, di bawah box culvert harus dilubang-lubangi, untuk meresap air yang masuk ke tanah,” terang Baktiono.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji sebelumnya mengatakan, pembangunan paving dan box culvert atau saluran air di wilayah perkampungan di kota tersebut harus memenuhi aspek keadilan dan merata.

Pihaknya tidak ingin ada perkampungan di Surabaya yang tidak tersentuh pembangunan. Dia mencontohkan di Kampung Buntaran Utara, Kelurahan Manukan Wetan, Kecamatan Tandes, Surabaya, yang hampir 20 tahun tidak tersentuh pembangunan.

“Tapi, saat ini warga Kampung Buntaran Utara lega, karena pembangunan paving dan saluran air sedang dikerjakan Pemkot Surabaya,” beber Armuji. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Silaturahmi dengan Keluarga Besar MAN Sumenep, Hj. Ansari: Suara Para Guru Sangat Penting

SUMENEP – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, melakukan kunjungan ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep, pada ...
EKSEKUTIF

Tekan Timbulan Sampah ke TPA Benowo, Eri Cahyadi Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota ...
KRONIK

Hj. Ansari Tegaskan Peran Penting P2K2, Ajak Keluarga Prioritaskan Pendidikan Anak

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mengatakan bahwa Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga ...
SEMENTARA ITU...

Mas Dhito Beri Beasiswa dan Peralatan Las untuk Peraih Emas LKS Nasional 2026

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan beasiswa hingga perguruan tinggi dan peralatan las kepada Moh. ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Targetkan Komisi Disabilitas Pertama di Indonesia Terbentuk Agustus 2026

DPRD Jawa Timur menargetkan pembentukan Komisi Disabilitas pertama di Indonesia melalui penyelesaian Raperda ...
PEREMPUAN

PWI Gresik Nobatkan Nila Yani Jadi Tokoh Inspiratif Penggerak UMKM

GRESIK – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Gresik-Lamongan, Nila Yani Hardiyanti dikenal sebagai wakil rakyat yang ...