Sabtu
20 Juni 2026 | 6 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyak Box Culvert Dipasang Asal-asalan, Baktiono: Proyek Seperti Itu Harus Dibongkar

pdip-jatim-baktiono-240221

SURABAYA – Komisi C DPRD Kota Surabaya minta pemerintah kota membongkar box culvert atau gorong-gorong yang pengerjaannya asal-asalan atau tidak sesuai spek.

Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Baktiono di Surabaya mengatakan, pihaknya memperhatikan banyak proyek box culvert yang dikerjakan asal-asalan sehingga bisa membahayakan warga dan pengguna jalan.

“Proyek seperti itu harus dibongkar, jika perlu pemkot panggil kontraktornya,” kata Baktiono di Surabaya, Sabtu (9/7/2022).

Dia menjelaskan, jika box culvert dikerjakan dengan benar atau sesuai spek maka kemiringan beton box culvert bisa disesuaikan. Kemiringan pemasangan box culvert penting karena menunjukkan arah air yang mengalir akan diarahkan ke kanan atau kiri.

“Kalau arahnya ke kanan, ya, harus miring ke kanan berapa derajat, kalau salah kemiringannya maka aliran air di dalam box culvert akan meluber keluar dan mengakibatkan banjir di sekitar proyek. Kasihan kan warga sekitarnya,” paparnya.

Legislator yang juga Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini menambahkan, saat ini ada penambahan anggaran di Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya sebesar Rp 40 miliar, untuk mengatasi banjir. Termasuk pembangunan box culvert.

Untuk itu, lanjut dia, box culvert harus segera dipasang utamanya di kawasan yang pada saat terjadi genangan air saat hujan surutnya lama.

“Box culvert berfungsi untuk menampung air dan mengalirkannya ke arah laut. Terpenting saat pengerjaan, di bawah box culvert harus dilubang-lubangi, untuk meresap air yang masuk ke tanah,” terang Baktiono.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji sebelumnya mengatakan, pembangunan paving dan box culvert atau saluran air di wilayah perkampungan di kota tersebut harus memenuhi aspek keadilan dan merata.

Pihaknya tidak ingin ada perkampungan di Surabaya yang tidak tersentuh pembangunan. Dia mencontohkan di Kampung Buntaran Utara, Kelurahan Manukan Wetan, Kecamatan Tandes, Surabaya, yang hampir 20 tahun tidak tersentuh pembangunan.

“Tapi, saat ini warga Kampung Buntaran Utara lega, karena pembangunan paving dan saluran air sedang dikerjakan Pemkot Surabaya,” beber Armuji. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Festival Sound Jenangan Trenggalek Dorong Ekonomi Lokal dan Perkuat Komunitas Sound System

TRENGGALEK – Festival Sound Jenangan yang digelar di Lapangan Desa Nglongsor, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Kediri Dorong Ketela Jadi Pangan Pendamping Beras, Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

PDI Perjuangan Kabupaten Kediri mendorong pengembangan ketela sebagai pangan pendamping beras melalui gerakan ...
KABAR CABANG

PAC Plaosan Magetan Gelar Aksi Peduli Pertiwi, Lepaskan Burung dan Ikan di Randu Gede

MAGETAN — PAC PDI Perjuangan Kecamatan Plaosan menggelar kegiatan Peduli Pertiwi di kawasan Randu Gede, Plaosan, ...
KRONIK

Soekarno Cup 2026 Jadi Ajang Jaring Bibit Atlet Voli Muda Blitar Raya

Turnamen Bola Voli Soekarno Cup 2026 di Kabupaten Blitar menjadi ajang menjaring bibit atlet muda berbakat dari ...
SEMENTARA ITU...

KONI Trenggalek Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi lewat Uprintis Futsal League 2026

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi berharap Uprintis Futsal League 2026 melahirkan bibit atlet berprestasi yang ...
KRONIK

Bupati Bangkalan: Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 Momentum Strategis

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa menjadi tuan rumah penutupan Munas Alim Ulama dan ...