oleh

Banteng Tulungagung Desak Bentuk Lagi Pansus Tatib Pilwabup

TULUNGAGUNG  – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tulungagung, Susilowati, mendesak DPRD segera membentuk lagi Panitia Khusus (Pansus) Tata Tertib (Tatib) Pemilihan Wakil Bupati (Wabup) Tulungagung.

Sebab, tatib yang sudah dibuat oleh Pansus Tatib Pilwabup beberapa waktu lalu dianggap belum bisa menjawab dinamika yang terjadi saat ini.

“Apalagi itu kan produk lama. Tatib dibuat masih belum ada calonnya juga,” kata Susilowati, Senin (14/6/2021).

Dia menyebut, sudah seharusnya saat ini dibentuk lagi Pansus Tatib Pemilihan Wabup Tulungagung dengan keanggotaan baru. “Juga biar lebih jelas lagi pasal-pasal antara Undang-Undang dan Tatib yang telah dibuat,” sambungnya.

Diakui perempuan berjilbab yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung ini, masih ada perdebatan terkait jumlah calon wabup yang harus didaftarkan ke DPRD Tulungagung. Utamanya, jika kemudian hanya ada satu calon saja dari gabungan partai politik pengusung.

“Tatib Pemilihan Wabup  Tulungagung yang telah dibuat disebutkan panitia pemilihan masih bisa melanjutkan proses ketika sudah dilakukan perpanjangan waktu pendaftaran tetapi calonnya masih tetap satu orang. Tetapi katanya di Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tidak diperbolehkan hanya satu calon saja,” beber Susilowati.

Karena itu, lanjut dia, perlu dibuat Pansus Tatib Pemilihan Wabup Tulungagung yang baru untuk menjawab secara jelas. Dan mereka (Pansus Tatib Pemilihan Wabup yang baru) nanti akan melakukan konsultasi pada Pemerintah Provinsi Jatim atau bahkan sampai ke pembuat undang-undang di Jakarta.

Pihaknya tidak ingin pemilihan Wabup Tulungagung terus tertunda sampai masa pendaftaran ke DPRD Tulungagung berakhir. Terlebih PDI Perjuangan sudah memutuskan satu nama cawabup, yakni Gatut Sunu Wibowo.

“Sejauh ini dari Partai Nasdem juga belum mengajukan nama calonnya. Apakah akan mencalonkan nama calon yang sama pun kami juga belum mengetahui. Yang pasti kami berharap jangan sampai proses pemilihan calon wabup di Partai Nasdem melebihi batas waktu 10 bulan ke depan yang merupakan batas akhir pendaftaran di DPRD Tulungagung,” tutupnya. (atu/pr)