oleh

Banteng Banyuwangi Jadikan Desa sebagai Sentral Gerakan

BANYUWANGI – Usai merampungkan agenda Rakercab, PDI Perjuangan Banyuwangi menginstruksikan kader- kadernya turun ke lapangan untuk berperan dalam pembangunan serta menjadikan desa sebagai sentral gerakan.

“Dalam rakercab, salah satu keputusan yang harus dijalankan seluruh kader PDI Perjuangan Banyuwangi adalah, menjadikan desa sebagai sentral gerakan. Kader-kader harus aktif terjun langsung menyalurkan program ke desa-desa, lakukan pemberdayaan di sana,” kata Made, kemarin.

Baca: Buka Rakercab se-Tapal Kuda, Mindo Sianipar Ingatkan Instruksi Ketua Umum

Ketua DPRD Banyuwangi tersebut mengungkapkan, salah satu strategi untuk memenangkan pemilu tahun 2024 adalah dengan aktifnya kader PDI Perjuangan terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat untuk memberikan solusi dari berbagai persoalan yang ada.

Dia minta, ke depan kegiatan kepartaian dipusatkan di desa-desa agar masyarakat dapat melihat dan merasakan langsung kerja nyata PDI Perjuangan dalam membangun kemajuan untuk masyarakat desa.

“Ini sesuai dengan cita-cita partai. Yakni menjadikan Desa Maju, Indonesia Kuat, Indonesia Berdaulat. Mengapa harus dari desa, karena banyak permasalahan-permasalahan yang muncul dari desa. Mulai dari kemiskinan, pengangguran, dan persoalan sosial lainnya. Ini kita harus hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Rakercab PDI Perjuangan Banyuwangi digelar pada Senin (7/6/2021). Rakercab yang dibuka secara virtual oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Mindo Sianipar itu dihadiri Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, SW Nugroho serta dua anggota DPRD Jawa Timur, Hermanto dan Martin Hamonangan.

Usai Rakercab, Made mengajak pengurus DPD, dan pengurus DPC PDI Perjuangan untuk mengunjungi Desa Olehsari, Kecamatan Kemiren, sebagai desa binaan PDI Perjuangan Banyuwangi.

Di sana, Made beserta pengurus DPD berdiskusi dengan Pemerintah Desa Olehsari untuk mengembangkan potensi desa, dengan harapan akan memberi kemajuan dan kesejahteraan untuk masyarakat Desa yang ada disana.

Hal ini, kata Made, juga selaras dengan Nawacita yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa.

“Kader PDI Perjuangan Banyuwangi harus mengawal pembangunan desa, dan memastikan program yang turun untuk desa digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat,” pungkasnya. (ryo/pr)

Komentar