Sabtu
10 Oktober 2026 | 3 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bangsring Underwater Jadi Pilot Project Wisata dengan Pembayaran Nontunai

pdip-jatim-anas-bangsring

BANYUWANGI – Destinasi wisata bahari “Bangsring Under Water” Banyuwangi menjadi pilot project penerapan aplikasi pembayaran digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) oleh Bank Jatim.

Soft launching QRIS digelar di Bangsring Under Water pada Senin (30/12/2019). Kini, semua pengunjung destinasi wisata Bangsring Underwater sudah bisa menikmati pembayaran non tunai dengan lebih mudah menggunakan QRIS ini.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik penerapan aplikasi pembayaran digital berbasis QRIS ini. Menurutnya, ini adalah bagian dari digital ekonomi yang nyata.

“Terima kasih telah memilih Banyuwangi sebagai pilot project implementasi QRIS. Mudah-mudahan bisa berkembang dan bermanfaat banyak,” kata Anas, kemarin.

Banyuwangi sendiri, kata Anas, terus mendorong terciptanya ekosistem cashless society di masyarakat. Di antaranya, berkolaborasi dengan Link-Aja, aplikasi layanan keuangan digital besutan BUMN.

Pihaknya juga telah menggandeng PT Veritra Sentosa Internasional (PayTren) untuk pengelolaan jasa keuangan di lingkungan pemerintah daerah setempat.

Menurut Anas, selain meningkatkan akuntabilitas, elektronifikasi transaksi ikut mempercepat transformasi digital serta meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi di Banyuwangi.

“Oleh karena itu, kami senang Bank Jatim turut mendukung digitalisasi ekonomi di Banyuwangi lewat program ini,” ujarnya.

QRIS sendiri merupakan standar kode QR untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking, yang diluncurkan oleh Bank Indonesia (BI).

“QRIS dapat memperlancar sistem pembayaran nontunai secara aman dan lancar, sekaligus mendorong ekonomi keuangan digital. Di Jawa Timur sendiri, baru diterapkan di Banyuwangi, khususnya di Bangsring Under Water ini yang menjadi pilot project kami,” kata Pjs. Direktur Utama Bank Jatim, Ferdian Timur Satyagraha.

Ferdian lantas menjelaskan alasan dipilihnya Banyuwangi sebagai pilot project penerapan QRIS tersebut.

Menurutnya, Banyuwangi merupakan daerah yang sangat inovatif dan inspiratif. Hal tersebut dibuktikan dengan beragam penghargaan bergengsi di tingkat nasional bahkan internasional.

Dia mengatakan, sektor pariwisata Banyuwangi juga berkembang sangat pesat. Daerah ini telah menjadi primadona di Jawa Timur dan nasional yang banyak dikerumuni wisatawan.

“Dan kenapa Bangsring Under Water? Karena tempat ini salah satu ikon Banyuwangi yang telah menerapkan e-wisata. Sehingga sesuai dengan misi kami mendukung digital ekonomi di Banyuwangi,” terangnya.

Ferdian menambahkan, melalui QRIS ini pengunjung bisa melakukan pembayaran non tunai dengan semakin mudah. Satu kode QRIS bisa dipindai oleh berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP), seperti Link Aja, Gopay, OVO, DANA, Bukalapak, dan lainnya.

Dengan begitu, lanjut Ferdian, pedagang tak perlu lagi menyediakan banyak kode QR untuk dipindai oleh PJSP tertentu.

“Jadi pengunjung yang menggunakan Link Aja, Gopay, OVO, DANA, atau lainnya bisa bertransaksi lewat QRIS ini. Tinggal scan barecode yang terpasang di sini, sudah bisa bayar. Mudah banget,” kata Ferdian.

Ferdian menjelaskan, saat ini pembayaran non tunai dengan QRIS sudah bisa digunakan untuk berbagai layanan penjualan baik loket masuk dan warung makanan di lokasi Bangsring Under Water.

“Seperti untuk pembayaran e-ticket, sewa peralatan menyelam, dan berbelanja di sebagian warung. Nantinya akan kami terapkan disemua sektor, sehingga benar-benar cashless. Semoga ini memberikan manfaat bagi Banyuwangi,” kata Ferdian.

“Jika pilot project ini berhasil, kami juga akan duplikasi di kabupaten/kota lain di Jawa Timur yang pariwisatanya telah berkembang,” imbuhnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

UMKM

Kisah Busono Membangun Kemandirian Petani Tembakau Senori

TUBAN — Kiprah kader partai politik tidak melulu soal adu gagasan di panggung kekuasaan. Di sudut Kabupaten Tuban, ...
KRONIK

Said Abdullah Dukung Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani di Malang untuk Pendidikan Karakter

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mendukung pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan ...
LEGISLATIF

Tinjau Talud Penahan Banjir Sungai Temon, Doding Rahmadi Targetkan Rampung Akhir Desember

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi meninjau progres pembangunan talud penahan banjir di ...
KRONIK

Konsolidasi di Kabupaten Malang, Said Abdullah Ingatkan Kader Jaga Amanah Rakyat

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mengingatkan pentingnya membangun paradigma baru ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kedekatan Partai dengan Rakyat Harus Hadir Setiap Hari, Bukan Hanya Saat Pemilu

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah menegaskan kedekatan partai politik dengan rakyat ...
KRONIK

Luncurkan Teman Lansia, Bupati Ipuk Pastikan Warga Senior Rentan Tak Luput dari Layanan

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus memperkuat perhatian kepada warga lanjut usia (lansia), ...