Selasa
28 Juli 2026 | 7 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banggar DPR RI Apresiasi Pemerintah Pertebal Stimulus untuk Dorong Daya Beli Masyarakat

pdip-jatim-240520-mhsa

JAKARTA – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI MH Said Abdullah mengapresiasi respons pemerintah dalam hal ini Menteri Keuangan, yang menambah penebalan stimulus untuk mendorong daya beli masyarakat.

“Kami mengapresiasi respons langsung Menteri Keuangan untuk menambah penebalan stimulus tersebut,” kata Said Abdullah, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (19/9/2025).

Said mengatakan, Banggar DPR bersama pemerintah sepakat bahwa APBN harus berperan penting sebagai kekuatan shock absorber.

Dia menjelaskan, sebagai respons cepat menempatkan APBN sebagai peran tersebut, terutama pada tahun 2025, pemerintah telah meluncurkan aloaksi anggaran RP. 16,23 triliun untuk membiayai stimulus pendorong daya beli masyarakat.

Said menjelaskan, proses pemberian stimulus tersebut, Banggar DPR atas permintaan Ketua DPR dalam forum konsultasi Banggar dengan pimpinan DPR, merekomendasikan kepada pemerintah melalui APBN 2025 dalam rapat kerja Kamis (19/9/2025) untuk menambah bantuan.

Bantuan tersebut berupa minyak goreng kepada masyarakat rumah tangga miskin dan rentan miskin kepada jumlah penerima manfaat sebanyak 20 juta keluarga.

Stimulus ini, kata Said berangkat dari ada indikasi tekanan daya beli yang terjadi di masyarakat.

Data BPS pada Agustus 2025 menyebutkan terjadi defasi sebesar 0,08 persen secara bulanan (mark to market atau mtm). Andil deflasi tertinggi terjadi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan andil inflasinya sebesar 0,08 persen.

“Komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar yaitu tomat, 0,10 persen, cabai rawit 0,07 persen,” jelasnya.

Dia menyebutkan, survei konsumen Bank Indonesia menunjukkan bahwa indeks kondisi ekonomi turun dari 106,6 menjadi 105,1 pada Agustus 2025.

Begitu pula dengan Indeks keyakinan konsumen dari 118,1 menjadi 117,2 pada Agustus 2025, serta Indeks Ekspektasi Konsumen yang juga turun dari 129,6 menjadi 129,2 pada Agustus 2025.

Secara bulanan, kata dia, Data BI menunjukkan bahwa Survei Penjualan Eceran (SPE) diindikasikan mengalami kontraksi 4,1 persen (mtm) pada Juli 2025, lebih dalam dibandingkan dengan Juni 2025 sebesar 0,2 persen (mtm).

Indeks penjuaan riil pada Agustus 2025 diperkirakan masih kontraksi sebesar 0,3 persen (mtm), meskipun hal ini merupakan perbaikan dibandingkan bulan sebelumnya di angka 4,1 persen. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Musran Musanran Trenggalek, Lebih dari 30 Persen Pengurus PDIP Diisi Kader Muda

TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memastikan regenerasi kader berjalan melalui Musyawarah ...
BERITA TERKINI

DPC Tuban Gelar Renungan Kuda Tuli, Tegaskan jaga Demokrasi

TUBAN– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menggelar renungan dan peringatan Peristiwa 27 Juli 1996 atau Kudatuli di ...
KABAR CABANG

Refleksi Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Kobarkan Semangat Juang Bela Wong Cilik

SUMENEP – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep memperingati Refleksi 30 Tahun Peristiwa ...
EKSEKUTIF

Model Perlindungan Anak PMI Gresik Diapresiasi Nasional, Bupati Yani Terima Penghargaan Kepala Daerah Inspiratif

GRESIK – Model perlindungan anak pekerja migran Indonesia (PMI) yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Gresik ...
KABAR CABANG

Gelar Dialog Publik Bersama Organisasi Kepemudaan, DPC Tulungagung Beber Peristiwa dan Sejarah Kudatuli

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar dialog publik bersama ...
KRONIK

Djarot Saiful Hidayat Ungkap Makna Filosofis Mendalam di Balik Monumen Kudatuli

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Djarot Saiful Hidayat memaparkan makna filosofis mendalam di balik ...