Sabtu
17 Oktober 2026 | 8 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bamusi: Yang Ingin Banser Bubar Adalah Pengacau NKRI

pdip-jatim-nasyirul-falah1

JAKARTA – Sekretaris Umum Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Nasyirul Falah Amru menegaskan yang menginginkan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU) bubar, adalah mereka yang ingin mengacaukan NKRI. Mereka ingin membuat keruh suasana yang sudah baik dan kondusif.

“Tentunya orang yang bicara pembubaran Banser adalah pihak yang buta akan sejarah kiprah NU dan badan otonomnya, termasuk Banser mulai dari sebelum kemerdekaan sampai sekarang kita menikmati kemerdekaan,” kata Nasyirul Falah Amru, kemarin.

Pria yang akrab disapa Gus Falah itu menyebut, tuntutan pembubaran Banser bisa dipastikan bukan dari warga Sorong, Papua. Selain itu, tuntutan tersebut tentunya juga bukan dari warga Nahdliyin.

“Karena kalo warga NU pasti tawadu pada kyai dan kualat kalau bicara pembubaran Banser,” tuturnya.

Namun, dia enggan menyebutkan siapa pihak yang berada di belakang tuntutan pembubaran Banser dengan mengatasnamakan warga Sorong itu.

“Yang bisa saya pastikan adalah mereka (yang menuntut Banser bubar) para pengacau NKRI,” tegas Gus Falah.

Sementara itu, intelektual muda NU Zuhairi Misrawi juga merespon tuntutan pembubaran Banser dari sekelompok orang mengatasnamakan warga Sorong.

Pria yang akrab disapa Gus Mis itu mengatakan usia Banser itu setara dengan usia Republik Indonesia. Dia pun menegaskan Banser adalah ormas yang senantiasa menjaga NKRI.

“Banser menjaga NKRI, beda dengan ormas yang akan merusak NKRI. Catat itu!,” kata Gus Mis, dalam akun Facebooknya, Senin (26/8/2019).

Gus Mis pun menilai tuntutan pembubaran Banser itu mengada-ada. Sebab, selain konsisten menjaga NKRI, Banser juga banyak berbuat nyata untuk menjaga kebhinekaan dan merawat toleransi.

Seperti diketahui, baru-baru ini anggota DPD terpilih dari Papua, Yorrys Raweyai menerima 7 poin tuntutan dari sekelompok warga yang mengatasnamakan masyarakat Sorong.

Salah satu poin tuntutan itu adalah meminta pemerintah membubarkan Banser NU.

Yorrys datang ke Sorong untuk meredakan tensi massa menyusul persekusi mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang beberapa hari lalu. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kanang Minta Kader PDIP yang Ingin Jadi Wabup Ponorogo Perkuat Konsolidasi Lintas Partai

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, meminta kader PDI Perjuangan yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Dorong Gerakan Merawat Pertiwi Perkuat Ekonomi Pesisir

MALANG – Gerakan pelestarian lingkungan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal DPP PDI ...
KRONIK

Reses di Ponorogo, Kanang Siap Perjuangkan Aspirasi Pendidikan hingga Penyediaan Air Bersih

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), berkomitmen memperjuangkan berbagai aspirasi ...
HEADLINE

Hasto: Konservasi Mangrove dan Ekowisata CMC Tiga Warna Layak Dicontoh Daerah Lain

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah konkret pemberdayaan masyarakat ...