Minggu
19 April 2026 | 7 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bahas AI dan Ketahanan Pangan, Nila Yani Contohkan Nelayan Jepang Gunakan untuk Deteksi Pergerakan Ikan

IMG-20260203-WA0023_copy_1040x693

GRESIK – Anggota DPR RI Komisi VII dari Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, menegaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) harus berpijak pada nilai perjuangan dan keberpihakan kepada rakyat kecil.

Penegasan tersebut disampaikannya dalam Kunjungan Kerja Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI ke IPB University, dalam rangka pembahasan implementasi AI untuk mendukung ketahanan pangan nasional, yang juga menjadi bagian dari sepuluh quick wins Pemerintah saat ini.

Nila Yani menyoroti kondisi ribuan nelayan kecil di wilayah pesisir yang hingga kini masih hidup dalam ketidakpastian. Mereka menghadapi cuaca ekstrem, tingginya biaya operasional melaut, serta fluktuasi hasil tangkapan, namun sering tertinggal dalam arus transformasi teknologi.

“Bagi kami di PDI Perjuangan, teknologi bukan tujuan akhir. Teknologi adalah alat perjuangan. Artificial Intelligence harus hadir sebagai alat pembebasan rakyat, bukan justru menciptakan kesenjangan baru yang menjauhkan nelayan kecil dari kesejahteraan,” tegas Nila Yani.

Ia menuturkan bahwa daerah pemilihannya memiliki kawasan pesisir yang luas dengan ribuan nelayan kecil yang menggantungkan hidup pada laut. Kondisi tersebut membuat isu pemanfaatan AI, khususnya di sektor perikanan, menjadi perhatian utamanya.

“Ketika kita berbicara Artificial Intelligence, fokus saya jelas: sektor perikanan dan dampaknya bagi nelayan kecil. Apakah itu melalui e-logbook, fish technology, maupun inovasi lainnya, pertanyaan mendasarnya sederhana: apakah teknologi ini benar-benar membantu nelayan?,” ujarnya.

Menurut Nila, pembahasan AI tidak boleh berhenti pada kecanggihan sistem dan algoritma semata, tetapi harus menjawab persoalan nyata di lapangan. Teknologi harus mampu membuat nelayan lebih aman melaut, lebih efisien bekerja, dan lebih berdaulat atas kehidupannya sendiri.

Ia kemudian mencontohkan praktik di Jepang, di mana AI dimanfaatkan untuk memprediksi pergerakan ikan melalui data suhu laut, arus, dan histori tangkapan. Informasi tersebut kemudian diterjemahkan menjadi rekomendasi sederhana yang mudah dipahami nelayan.

“Pendekatan seperti ini menunjukkan teknologi yang berpihak dan membumi. Teknologi yang sejati adalah teknologi yang membebaskan. Seperti ajaran Bung Karno, kemajuan harus berjalan seiring dengan keadilan sosial,” kata politisi muda tersebut.

Nila Yani menegaskan bahwa arah perjuangan kebijakan DPR RI Komisi VII bersama Fraksi PDI Perjuangan adalah memastikan negara memprioritaskan pengembangan AI yang berdampak langsung bagi nelayan kecil.

Di antaranya melalui sistem prediksi cuaca dan potensi tangkapan yang mudah dipahami, pencatatan hasil tangkapan yang sederhana dan tidak memberatkan, serta transparansi informasi pasar agar posisi tawar nelayan semakin kuat.

Ia juga mendorong peran aktif dunia akademik, khususnya IPB University, untuk menjadi mitra strategis negara dalam memilah dan mengembangkan teknologi AI yang layak didorong melalui kebijakan serta anggaran negara.

“Keberhasilan AI di sektor perikanan bukan diukur dari seberapa canggih teknologinya, tetapi dari ukuran yang sederhana: apakah nelayan kecil hidupnya lebih aman, bebannya lebih ringan, dan masa depannya lebih pasti. Inilah makna negara hadir dan berjuang bersama rakyat,” pungkasnya.

Melalui momentum ini, Nila Yani berharap transformasi AI di sektor perikanan dapat menjadi bagian dari jalan panjang perjuangan menuju ketahanan pangan nasional yang berdaulat, sekaligus mendorong keberlanjutan dan kemandirian pangan lokal. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...
KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...