Senin
26 Oktober 2026 | 3 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Baguna Lumajang dan Jatim Evaluasi Tingkatkan Kinerja Penanganan Dampak Erupsi Semeru

pdip-jatim-semeru-091221-agus-wicaksono
Kepala Baguna Jatim Agus Wicaksono dalam acara apel siaga Baguna se-Jatim di Wisma Perjuangan Batu, Senin (6/12/2021).

LUMAJANG – Memasuki hari ke lima menjalankan tugas-tugas kemanusiaan penanganan dampak erupsi Gunung Semeru, Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPC PDI Perjuangan Lumajang melakukan rapat evaluasi atas kerja-kerja yang sudah dilaksanakan.

Rapat Rabu (8/12/2021) juga dihadiri Wakil Ketua Bidang Kebencanaan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sekaligus Kepala Baguna Jawa Timur, Agus Wicaksono.   

Dalam penanganan dampak bencana Semeru, kata Agus Wicaksono, harus dilakukan bersama-sama dengan cara bergotong royong. Para kader mulai dari DPC, PAC, Pengurus Ranting hingga Pengurus Anak Ranting mesti dilibatkan untuk memperkuat tugas-tugas para relawan Baguna.

Selain perlunya penambahan tenaga relawan dari unsur struktural, Agus Wicaksono juga memberikan arahan untuk lebih mempercepat update situasi kekinian. Baik soal situasi gunung, data pengungsi, hingga kebutuhan-kebutuhan mendasar di setiap posko pengungsian.

“Kecepatan update informasi harus ditingkatkan. Soal jumlah pengungsinya juga harus jelas, berapa laki-laki dan berapa perempuan bahkan anak-anak. Termasuk apa yang dibutuhkan masyarakat di posko pengungsian,” jelasnya.

Agus yang juga wakil rakyat di DPRD Jawa Timur menyebutkan, kebutuhan permakanan di posko untuk saat ini relatif mencukupi. Meski demikian, masyarakat khususnya warga pengungsi masih membutuhkan nutrisi tambahan, seperti protein, vitamin, mineral dan sebagainya.

“Yang terpenting semua terlibat dan gotong royong dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di lokasi posko pengungsian,” tutupnya.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam situ resminya menyajikan update terkini dari Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru per Selasa (7/12) pukul 12.00.

Dikutip dari laman tersebut, disebutkan sebagai berikut:

  • Warga mengungsi 3.697 jiwa. (sebagian besar di Lumajang, Malang 24 jiwa)
  • Luka-kuka 56 jiwa
  • Hilang 17 jiwa
  • Meninggal dunia 34 jiwa    

Selain dampak korban jiwa, erupsi mengakibatkan 2.970 unit rumah terdampak. Pihak pemerintah daerah masih melakukan pemutakhiran jumlah rumah terdampak maupun tingkat kerusakan. Bangunan terdampak lainnya berupa fasilitas pendidikan 38 unit dan jembatan terputus (Gladak Perak) 1 unit. (dandy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Warga Ponggok Kesulitan Air Bersih, PDIP Kediri Salurkan Bantuan dan Siapkan Solusi Jangka Panjang

KEDIRI – Kesulitan air bersih yang dialami warga Desa Ponggok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mendorong DPC PDI ...
HEADLINE

Megawati di Merah Muda Fest: Anak Muda Harus Kritis dan Bertanggung Jawab atas Masa Depan Bangsa

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendorong generasi muda berani berpikir kritis, ...
SEMENTARA ITU...

Hujan Tak Surutkan Semangat, Ribuan Warga Blitar Ikuti Jalan Sehat Hari Santri

BLITAR – Hujan rintik-rintik tak menyurutkan semangat ribuan warga Kabupaten Blitar mengikuti Jalan Sehat Hari ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Dukung Gantangan Perkutut Trenggalek, Berpotensi Gerakkan Ekonomi Lokal

TRENGGALEK – Gantangan burung perkutut di Kabupaten Trenggalek berpotensi berkembang menjadi penggerak ekonomi ...
KRONIK

Kanang: Banteng Futsal League Mbah Kung Cup Bagian dari Konsolidasi Partai

NGAWI – Banteng Futsal League Mbah Kung Cup 2026 menjadi bagian dari konsolidasi PDI Perjuangan untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Kemloko Jadi Agropolitan, Kembangkan Potensi Wisata Koi

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, mendorong masyarakat Desa Kemloko, Kecamatan ...