Minggu
18 Oktober 2026 | 1 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Baguna Emban Misi Kemanusiaan Tanpa Bedakan Pilihan Politik Masyarakat

pdip-jatim-diklatsar-baguna-260920-1

KOTA BATU – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengungkapkan, bahwa aktivitas Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP Jatim sudah tidak asing lagi di mata masyarakat.

Menurutnya, Baguna Jatim telah banyak berkiprah dengan mengirimkan personelnya ke beberapa lokasi bencana yang pernah terjadi di Indonesia.

Baca juga: Pesan Kusnadi untuk Kader Baguna PDIP Jatim: Jaga Nama Baik Partai!

Mereka membantu upaya penyelamatan warga, serta melakukan aksi kemanusiaan di daerah terdampak gempa.

Di antaranya, sebut Kusnadi, pengiriman relawan saat terjadi bencana erupsi Gunung Merapi di Jawa Tengah, Gunung Agung, gempa di Lombok, serta di beberapa lokasi musibah bencana lainnya, baik di Jawa Timur maupun luar provinsi.

“Baguna DPD PDI Perjuangan Jatim yang didukung Baguna cabang sudah berkiprah dari Sabang sampai Merauke. Mereka mendapatkan penugasan partai untuk membantu kesulitan-kesulitan masyarakat di wilayahnya masing-masing,” terang Kusnadi, Sabtu (26/9/2020).

Pesan-pesan ini pun telah disampaikan Ketua DPRD Provinsi Jatim tersebut, saat membuka Diklat SAR Baguna PDIP Jatim yang digelar di Wisma Perjuangan, Oro-oro Ombo, Kota Batu, Rabu (22/9/2020).

Kepala Baguna Jatim SW Nugroho menambahkan, misi-misi kemanusiaan yang telah dilakukan anggota Baguna Jatim di berbagai daerah, adalah salah satu wujud pengabdian diri sebagai kader PDI Perjuangan kepada masyarakat. Khususnya masyarakat korban gempa.

Kader Baguna, kata Nugroho, diharapkan selalu siap bergerak di tengah rakyat, membantu dan berpihak kepada rakyat tanpa membedakan pilihan politiknya.

“Jadi melalui Baguna ini, kader PDI Perjuangan mengabdikan dirinya kepada masyarakat yang sedang dalam kondisi susah akibat adanya bencana, tanpa melihat dia pengikut partai apa,” tegasnya.

Diklatsar Baguna PDIP Jatim diikuti utusan Baguna dari 38 kabupaten/kota se-Jatim ini akan berlangsung selama 10 hari.

Diklatsar dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat. Para peserta terlebih dahulu dipastikan non-reaktif dengan rapid test, diperlengkapi masker serta hand sanitizer, dan selalu berjarak. (rul)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Wadahi Bakat Atlet Lokal, Turnamen Catur Piala DRJ Ngawi Disambut Antusias Ratusan Peserta

NGAWI – Permainan papan catur rupanya memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Kabupaten Ngawi. Hal ini ...
KRONIK

Risma Desak Pemulihan Air Sumur di Malang, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

MALANG – Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini menekankan pentingnya pemulihan ...
KRONIK

Sri Untari: Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Bisa Timbulkan Kegaduhan

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengingatkan Kementerian Koperasi agar mengkaji ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...
KRONIK

Hadiri Lomba Mewarnai Tugu Keris, Bupati Fauzi Puji Kreativitas Ratusan Anak

SUMENEP – Komunitas Lakona Lakone sukses menggelar lomba mewarnai tugu keris tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan ...