Kamis
20 Agustus 2026 | 6 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Awali Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Magetan, Diana Sasa Datangkan 5.000 Dosis

pdip-jatim-211221-diana-sasa-vaksinasi-anak-2

MAGETAN – Pemkab Magetan memulai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak 6-11 tahun, Selasa (21/12/2021). Kick off dilakukan di SDN Unggulan Magetan, Mangkujayan, Magetan.

Vaksinasi perdana bagi anak usia SD ini diinisiasi anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Diana Amaliyah Verawatiningsih. Wakil rakyat dari dapil IX Jatim ini mendatangkan 5.000 dosis vaksin Sinovac untuk vaksinasi anak.

“Alhamdulillah, melalui jalur PDI Perjuangan di DPR RI, saya bisa mendapatkan 5 ribu dosis vaksin Covid-19,” ucap Diana Sasa, sapaan akrabnya, saat di lokasi vaksinasi.

“Saya ingin membantu Pemkab Magetan untuk mencapai target vaksinasi. Karena itu, saya tidak menggelar vaksinasi sendiri. Saya serahkan ke Dinas Kesehatan untuk digunakan sesuai target vaksin yang ingin dicapai,” imbuhnya.

Menurut Diana Sasa, sesuai hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat, vaksin yang didatangkan digunakan untuk vaksinasi anak, dan pemenuhan target vaksinasi tahap kedua.

Agar segera kembali pada kehidupan normal seperti sebelum pandemi, dia mengajak semua pihak bergotong-royong untuk mensukseskan vaksinasI

Vaksinasi anak ini, lanjut Diana Sasa, diharapkan juga membuat orangtua tidak lagi merasa khawatir terhadap anaknya karena virus Corona. “Kita ingin anak sekolah bisa tatap muka dan belajar sebagaimana sebelum Covid datang,“ jelas Diana.

Pemkab Magetan sendiri menargetkan lebih dari 50 ribu anak 6-11 tahun divaksin Covid-19. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Rohmat Hidayat mengatakan, pada pelaksanaan untuk kali pertama ini, ada 300 dosis untuk anak SDN Unggulan dan SD kompleks.

“Setelah ini, kita akan maraton untuk memberikan vaksin pada anak-anak di sekolah lain,” beber Rohmat Hidayat.

Sementara itu, dalam pelaksanaan vaksinasi anak untuk kali pertama di SDN Unggulan diwarnai tangisan sejumlah siswa.

Mereka ada yang menangis sebelum disuntik. Beberapa siswa yang lain, menangis setelah disuntik.

Namun tak sedikit yang dengan berani menerima suntikan. “Rasanya hanya seperti digigit semut,” kata mereka. (rud/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Tiga Politisi Muda PDIP Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan Nasional

JEMBER – Tiga politisi muda PDI Perjuangan dari kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah ...
KRONIK

Korban TPPO Asal Jawa Barat Dipulangkan, Sinung Harap Kasus Serupa Tidak Terjadi Lagi

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Pedagang Pasar Melek Teknologi agar Tak Tergusur Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pedagang pasar tradisional beradaptasi dengan ...
LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Soroti Gerobak Cinta dan Kebocoran Retribusi Pasar

JEMBER – Komisi B DPRD Jember meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menggeser anggaran sejumlah program ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Jember Tolak Tanggung Jawab atas Utang Rp786 Miliar

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menolak ikut bertanggung jawab atas rencana pinjaman daerah Rp786,573 ...
SEMENTARA ITU...

Kurangi Ketergantungan Impor, Trenggalek Mulai Kembangkan Bawang Putih

Trenggalek mulai mengembangkan bawang putih di Kecamatan Pule untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus ...