Jumat
07 Agustus 2026 | 5 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Atasi Daerah Terdampak Kekeringan, Bupati Sugiri Distibusikan Air Bersih

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-05092024
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, memberangkatkan truk tangki air di depan Rumah Dinas Bupati (Pringgitan), Kamis (5/9/2024).

PONOROGO – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, memberangkatkan truk tangki untuk pendistibusian air bersih untuk wilayah yang terdampak kekeringan, Kamis (5/9/2024).

Sebanyak 4 truk tangki yang terdiri atas 1 truk tangki Palang Merah Indonesia (PMI) Ponorogo dan 3 truk tangki BPBD Ponorogo tersebut diberangkatkan dari Rumah Dinas Bupati (Pringgitan). Turut diberangkatkan para relawan PMI, Tagana dan BPBD Ponorogo.

“Bersama semua relawan di HUT PMI ke-79 tahun berbuat untuk kemanusiaan yang memang sehari-harinya buat kemanusiaan,” ujar Sugiri.

Menurut Sugiri, dropping air bersih sebagai langkah pendek mengatasi kekeringan, untuk membantu meringankan masyarakat yang terdampak.

“Hari ini memang fokus pada kekeringan di beberapa titik yang hampir jadi langganan tiap tahun. Maka tahun depan tidak boleh ada langganan kekeringan,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Pun pihaknya sedang menyiapkan langkah jangka panjang dalam menghadapi kekeringan yang semakin luas di Ponorogo. Yakni dengan membangun sumur dalam.

“Rencana dengan BPBD dicarikan sumber air di bawah, lalu didorong ke atas. Sampai ke atas di puncak tertinggi (tandon), didistrisbuikan. Paling tidak 4 tahap selesai,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengungkapkan bahwa dropping air kali ini dilakukan di 9 dukuh 7 desa 4 kecamatan dengan total 619 kepala keluarga (KK).

Yaitu, di Kecamatan Slahung di Desa Duri (1 Dukuh), Desa Wates (2 Dukuh); Kecamatan Pulung di Desa Sidoharjo (2 Dukuh) dan Desa Karangpatihan (1 Dukuh); Kecamatan Bungkal di Desa Bungkal (1 Dukuh) dan Desa Belang (1 Dukuh); serta Kecamatan Sawoo di Desa Pangkal (1 Dukuh).

“Solusi kedaruratannya adalah drop air bersih, disesuaikan dengan tingkat kebutuhan. Tingkat kebutuhan cara ngitungnya paling gampang adalah 60 liter per orang per hari (aturan dari UNESCO),” ujarnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Harga Telur di Magetan Merosot Gegara Overproduksi, Dibahas di Kantor Polisi

MAGETAN – Anjloknya harga telur ayam ras akibat kelebihan produksi (oversupply) di Kabupaten Magetan, memicu ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Blitar Percepat Regenerasi, Wajibkan Keterlibatan Gen Z di Struktur Ranting

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar mewajibkan keterlibatan Gen Z dalam kepengurusan ranting sebagai strategi regenerasi ...
KRONIK

Silaturahmi dengan Keluarga Besar MAN Sumenep, Hj. Ansari: Suara Para Guru Sangat Penting

SUMENEP – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, melakukan kunjungan ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep, pada ...
EKSEKUTIF

Tekan Timbulan Sampah ke TPA Benowo, Eri Cahyadi Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota ...
KRONIK

Hj. Ansari Tegaskan Peran Penting P2K2, Ajak Keluarga Prioritaskan Pendidikan Anak

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mengatakan bahwa Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga ...
SEMENTARA ITU...

Mas Dhito Beri Beasiswa dan Peralatan Las untuk Peraih Emas LKS Nasional 2026

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan beasiswa hingga perguruan tinggi dan peralatan las kepada Moh. ...