Selasa
18 Agustus 2026 | 4 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Atasi Banjir di Kota Mojokerto, Mas’ud Yunus Siap Tambah Pompa Air

pdip-jatim-walikota-mojokerto-tinjau-banjir

MOJOKERTO – Keberadaan pompa air di sejumlah titik rawan banjir di Kota Mojokerto menjadi perhatian Wali Kota Mas’ud Yunus. Sebab, ternyata pompa-pompa air itu belum maksimal mengatasi ancaman banjir di sejumlah wilayah.

Seperti di Kelurahan Meri dan Kelurahan Gunung Gedangan, akibat hujan cukup deras yang mengguyur Kota Mojokerto, ratusan rumah terendam banjir hampir satu meter.

Saat meninjau lokasi banjir di kawasan tersebut, Senin (20/2/2017), Mas’ud Yunus sempat kaget karena pompa air yang terpasang sangat kecil. Sehingga pengurasan air di pemukiman warga terlalu lama.

“Pompa air ini sangat kecil. Sangat lama untuk mengatasi banjir seperti saat ini,” kata Mas’ud kepada wartawan, saat meninjau SDN Gununggedangan 1 yang terendam banjir.

Wali kota dari PDI Perjuangan ini menyebutkan, jika banjir tidak segera diatasi, dampaknya bisa merugikan semua pihak. Seperti kegiatan belajar mengajar jadi terganggu karena sekolah terendam air.

“Kalau banjir seperti ini, secara tidak langsung mengganggu aktivitas masyarakat. Mulai dari sekolah diliburkan, ini sangat merugikan masyarakat khususnya para orangtua. Oleh karena itu harus ada solusi yang tepat untuk mengatasinya secara bersamaan,” ujarnya.

Untuk itu, dia segera berkoordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait, khususnya dinas pekerjaan umum (DPU) untuk mencari titik tambahan dan volume untuk mengatasi dampak banjir.

Pihaknya berencana menambah pompa air di sejumlah titik lokasi yang kerap dilanda banjir. Ditargetkan, penambahan pompa air bisa terealisasi pada tahun ini supaya warga bisa tetap beraktivitas tanpa diganggu banjir.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Mojokerto Heryana Dodik Murtono, mengatakan, sebelumnya sudah di pasang 4 pompa air berkapasitas besar dan 12 pompa air berkapasitaa kecil, di sejumlah titik rawan banjir di wilayah Kota Mojokerto.

“Sudah ada 4 pompa air kapasitas besar dan 12 pompa kapasitas kecil yang sudah dipasang di titik rawan banjir,” jelasnya.

Untuk banjir sekarang ini, menurut Dodik, ada 140 rumah yang terendam banjir akibat luapan Kali Sadar. Pemkot Mojokerto sudah menyiapkan bantuan sembako bagi warga korban banjir, serta menyiagakan personel gabungan bila sewaktu-waktu diperlukan untuk evakuasi warga. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Plt Ketua DPRD Magetan Suyatno Bacakan Naskah Proklamasi di HUT ke-81 RI, Ajak Warga Doakan Korban Gempa NTT

MAGETAN — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan, H. Suyatno, S.Sos., dipercaya membacakan Naskah ...
KRONIK

PDIP Jatim Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Libatkan Seluruh Elemen Partai

SURABAYA – PDI Perjuangan Jawa Timur menggalang bantuan untuk warga terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara ...
EKSEKUTIF

Eri: Keterlibatan Warga Jadi Kunci Wujudkan Kesejahteraan di Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan keterlibatan warga, gotong royong, dan nilai Pancasila menjadi kunci ...
KRONIK

Bupati Fauzi: Kemerdekaan Harus Diwujudkan Lewat Pemerataan Pembangunan dan Pelayanan Publik

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan ...
KRONIK

Kuliah Tamu di Ponorogo, Novita Hardini Dorong Mahasiswa Aktif Kawal Kebijakan Publik

PONOROGO – Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan. Mahasiswa harus memahami proses ...
KABAR CABANG

HUT ke-81 RI, Yudi Meira dan Syahrul Alim Ajak Warga Kota Blitar Perkuat Gotong Royong

HUT ke-81 RI, Yudi Meira dan Syahrul Alim mengajak warga Blitar memperkuat persatuan, gotong royong, dan kerja ...