Sabtu
15 Agustus 2026 | 11 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Angkat Isu Kelaparan di Forum Parlemen G20, Puan: Ini Masa Paling Bahaya Sejak World War II

pdip-jatim-241109-pm-di-brasil-1

BRASIL – Ketua DPR RI Puan Maharani menyinggung krisis global yang tengah dihadapi dan mengganggu kehidupan masyarakat seluruh dunia saat menjadi pembicara pertama G20 Parliamentary Speaker’s Summit (P20) ke-10 di Brasil, Kamis (7/11/2024) siang waktu setempat.

Sesi I P20 ke-10 ini bertajuk ‘Kontribusi Parlemen Terhadap Perang Melawan Kelaparan, Kemiskinan dan Ketimpangan’.

Krisis global tersebut, papar Puan, mulai dari pandemi Covid-19, ketidakstabilan ekonomi, perubahan iklim, serta perang dan berbagai konflik yang telah meningkatkan kerawanan pangan dan energi.

Menurutnya, hampir 700 juta orang atau setara dengan 8,5 persen populasi global di dunia pun masih hidup dalam kemiskinan ekstrem.

“Kita hidup di zaman ketegangan geopolitik, perang dan konflik yang sedang meningkat. Mungkin ini masa yang paling berbahaya sejak Perang Dunia ke-2 (World War II). Singkatnya, dunia sedang menghadapi badai secara bersamaan,” tandas Puan.

Meningkatnya ketegangan geopolitik dan besarnya persaingan antar negara, sebut cucu Presiden pertama RI Ir. Sukarno itu, telah mengalihkan perhatian dunia dari masyarakat miskin. Padahal pengeluaran militer global mencapai 2,4 triliun dolar AS pada tahun 2023 atau setara dengan 2,3% PDB global.

Sementara pada periode yang sama tahun 2023, bantuan pembangunan resmi (ODA) berjumlah 223,7 miliar dolar AS atau kurang dari 10% belanja global militer.

“Meskipun kita tahu bahwa komunitas internasional mengalami kesulitan untuk mengalokasikan anggaran untuk pendanaan iklim dan membangun sekolah, fasilitas kesehatan, dan kebutuhan pembangunan lainnya untuk negara-negara berkembang,” terangnya.

Dia pun mempertanyakan apa jadinya jika dunia bisa mengalokasikan 50% belanja militer global atau sekitar 1,2 triliun dolar AS setiap tahun hingga tahun 2030 untuk membantu masyarakat miskin. Puan menyebut, pastinya hal tersebut akan membawa dampak besar.

“Kita akan memiliki dunia yang berbeda, di mana agenda dunia bebas dari kemiskinan dan kelaparan dapat tercapai pada tahun 2030,” sebut Puan.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap P20 dapat membuat parlemen memperbarui komitmen politik untuk mempertajam alokasi anggaran di setiap negara, guna menciptakan dunia yang lebih damai dan sejahtera. Ini berlaku untuk semua, baik negara besar dan kecil.

“Kita semua adalah pemimpin politik di negara kita yang dapat membuat perbedaan. Kita dapat mempengaruhi pemerintah di negara kita masing-masing, termasuk mempengaruhi penyelesaian perselisihan dan perbedaan kita dengan cara damai,” tuturnya.

Sebagai negara-negara dengan perekonomian terdepan, G20 disebut harus mampu mengambil tindakan berani dalam memimpin dengan memberi contoh memperbaiki fokus dan prioritas dunia. Pada saat yang sama, kata Puan, berbagai krisis di dunia juga menuntut perhatian bersama.

“Oleh karena itu, terserah pada kita apakah kita ingin berdamai agar kita bisa mengentaskan kemiskinan, melawan kelaparan, dan menyelesaikan kesenjangan,” tegas pemimpin P20 ke-8 tahun 2022 tersebut.

Puan juga menekankan bahwa seluruh anggota negara P20 harus mendukung untuk mengakhiri perang di Gaza, Ukraina, dan sekitarnya. Ia meminta semua negara G20 untuk segera menyuarakan gencatan senjata di Gaza, dan memberikan bantuan kemanusiaan.

“Kita harus berupaya mewujudkan solusi dua negara. Perang dan konflik bukannya tidak bisa dihindari. Melainkan ini adalah masalah keputusan politik, apakah kita ingin berperang atau berdamai,” ujar Puan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Serapan Belanja Modal Jember Rendah, DPRD Minta Pemkab Buka Strategi

JEMBER – Realisasi belanja modal dalam APBD Kabupaten Jember 2026 baru mencapai 16,55 persen hingga semester ...
LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Masih Andalkan Dana Transfer Pusat, Pemkab Diminta Genjot PAD

MAGETAN – Pemerintah Kabupaten Magetan diminta untuk terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) seiring postur ...
SEMENTARA ITU...

Punjul: Kepemimpinan Bukan soal Kedudukan, tapi Seberapa Besar Manfaat

BATU – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Batu, Punjul Santoso, mengingatkan para pengurus muda ...
SEMENTARA ITU...

Pesan Doding untuk Paskibraka Trenggalek: Kalian Bukan Sekadar Pengibar Bendera

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi berpesan kepada Paskibraka 2026 agar tidak memaknai tugas pengibaran bendera ...
KRONIK

Gesah Bareng Ambi Bupati: Cara Ipuk Cari Solusi Langsung Masalah Pangan

BANYUWANGI – Berbagai persoalan yang dihadapi petani, nelayan, peternak, hingga pelaku perkebunan di Banyuwangi ...
KRONIK

Relief Gumuk Lumpang Rusak, DPRD Jember Minta Dugaan Perusakan Diusut

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, meminta polisi mengusut dugaan perusakan Objek Diduga Cagar ...