Rabu
04 November 2026 | 5 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anas: Banyuwangi Surplus Beras Hingga Ratusan Ribu Ton

pdip-jatim-azwar-anas-banyuwangi

BANYUWANGI – Kebutuhan beras di Banyuwangi dipastikan aman hingga 17 bulan ke depan. Kepastian itu disampaikan Bupati Abdullah Azwar Anas setelah melihat stok beras di dua gudang Bulog, yang saat ini jumlahnya 30 ribu ton.

“Stok pangan kita cukup. Di dua gudang Bulog, beras yang ada saat ini jumlahnya 30 ribu ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan beras sampai 17 bulan ke depan,” kata Azwar Anas, Senin (20/2/2017).

Dia bersyukur, karena setiap tahun surplus beras hingga ratusan ribu ton, sehingga bisa dijual ke daerah lain. Apalagi, ungkapnya, sekarang sebagian sudah produksi beras dengan kualitas sangat bagus dan ada juga beras organik.

Anas menyebutkan, ketersediaan bahan pangan yang cukup akan menjaga stabilitas harga pangan. Kondisi itu dinilainya juga berpengaruh pada terjaganya inflasi daerah.

Meski saat ini jumlah stok pangan mencukupi, jelas Anas, perlu dilakukan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga pangan. Untuk itu, pihaknya bersama Bulog tengah menyiapkan instrumen untuk menjaga stabilitas harga pangan.

“Salah satu caranya dengan mendirikan rumah pangan kita (RPK) melalui badan usaha milik desa (bumdes),” terang bupati dari PDI Perjuangan ini.

Saat ini sudah ada 14 bumdes di Banyuwangi yang menjalin sinergi dengan Bulog untuk penyediaan bahan pokok. Warga desa bisa mendapatkan sejumlah komoditas yang dipasok Bulog dengan harga lebih murah, seperti minyak goreng, gula, dan tepung terigu.

Keuntungan dari sinergi ini, sebut Anas, sangat banyak. Seperti, bumdes mendapatkan sumber penghasilan, juga memutus mata rantai jalur distribusi bahan pokok karena langsung dari Bulog.

Dengan demikian, masyarakat konsumen bisa mendapatkan harga murah dan ketersediaan bahan pokok di masyarakat juga terjaga. “Dengan begitu ke depannya akan tercipta stabilisasi harga,” ujarnya.

Selain menjaga stabilitas harga, Anas juga berharap Bulog bisa menyerap beras petani dengan maksimal. Agar banyak petani yang mau menjual berasnya ke Bulog dan tidak lagi terjerat oleh tengkulak.

Sementara itu, Kepala Bulog Banyuwangi N. Gunadharma mengatakan, pada tahun 2017 pihaknya menargetkan bisa menyerap gabah petani Banyuwangi sebanyak 60 ribu ton setara beras (STB).

Bulog membeli gabah kering panen (GKP) dari petani seharga Rp4.000 per kilogram, lebih tinggi dari harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp3.700 per KG.

“Terget 60 ribu ton ini merupakan sebagian kecil dari surplus produksi beras Banyuwangi. Tapi kami optimis bisa melampaui target ini karena pada tahun lalu dari target penyerapan 55 ribu ton bisa terserap 60 ribu ton,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...