Selasa
20 Oktober 2026 | 2 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ajakan Sekjen PDIP untuk Milenial: Pemilu Bisa Jadi Sarana Kritik

pdip-jatim-hasto-milenial-banten

TANGERANG – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto minta kalangan milenial tidak sampai terpecah karena perbedaan pilihan politik. Menurut Hasto, pemuda adalah aset bangsa yang harus berpikir tentang masa depan Indonesia.

“Pemuda punya sense of direction, dia punya sense of discovery, bagaimana penemuan-penemuan yang dilakukan oleh kaum muda yang bersekutu dengan ilmu pengetahuan, sehingga kita mencapai kemajuan Indonesia Raya,” kata Hasto di Cafe 88, Tangerang, Banten, kemarin.

Berkaca pada masa muda Soekarno, sejarah menorehkan Sang Proklamator menjadi presiden di usia 44 tahun. Bung Karno menjadi Presiden pertama RI dengan cita-cita memimpin Indonesia untuk masa depan.

Menurut Hasto, sense of direction Bung Karno dengan Pembukaan Undang-Undang Dasar ’45 menyatakan kemerdekaan adalah hak segala bangsa, kemerdekaan Indonesia untuk membangun persaudaraan dunia.

“Jadi kalau kita melihat sejarah, tidak ada alasan pemuda Indonesia untuk pecah, tidak ada. Dan untuk itu, mari kita menjadikan pemilu ini jangan sampai memecah belah kita. Pemilu ini kita laksanakan dengan penuh gembira,” tegas Hasto.

Hasto berharap politik bagi kelompok muda kerap diisi dengan hal yang berbudaya, berbudi pekerti, dan tidak memecah belah.

“Bangun positif di Indonesia, berpolitik itu jalan membangun kebudayaan, tidak bisa dengan memecah belah, dengan menakuti-nakuti,” tuturnya.

Dia menambahkan, Pemilu bisa dijadikan sebagai sarana kritik. Namun, kritik yang membangun dan berkebudayaan seperti halnya yang diungkapkan penyanyi kondang tanah air, Iwan Fals melalui lagu Guru Oemar Bakrie.

“Tahun ’82 sudah mendengar lagu yang namanya Oemar Bakrie, sehingga setelah saya lulus SMP, saya nyanyikan lagu Oemar Bakrie, dimarahin saya. Padahal itu sebuah kritik terhadap nasib guru,” jelas Hasto. “Lagu Bongkar itu tahun ’89. Melaui jalan kebudayaan Iwan Fals memberikan kritik. Sehingga ada lagu Bento,” sambungnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...